Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jubir Luhut Tanggapi Penangkapan Menteri KKP, Ini Pernyatannya

Jubir Menko Marinves Luhut Pandjaitan meminta pihak-pihak yang terlibat bisa menghormati proses yang sedang berlangsung terkait penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 November 2020  |  09:50 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Menteri Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.  - ANTARA
Menteri Kelautan dan Perikanan Menteri Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan, Jodi Mahardi menanggapi kabar penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan atau Menteri KKP Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jodi menyampaikan bahwa pihaknya berempati atas kejadian tersebut. “Kami tentunya ikut prihatin,” ujar Jodi saat dihubungi Tempo, Rabu (25/11/2020).

Edhy Prabowo dilaporkan ditangkap KPK pada Rabu dinihari, 25 November 2020, di Bandara Internasional Soekarno Hatta. KPK menangkap Edhy atas dugaan korupsi ekspor benur.

Jodi meminta pihak-pihak yang terlibat bisa menghormati proses yang sedang berlangsung. “Kami imbau agar semua pihak yang terlibat menghormati proses yang sedang berlangsung,” ujarnya.

Sementara itu, sumber Tempo menyatakan Edhy telah dipantau sejak Sabtu akhir pekan lalu dalam perjalanan dinas ke Amerika Serikat. Politikus Partai Gerindra ini lalu ditangkap sepulangnya dari Amerika. “Ditangkap jam 01.23," kata sumber Tempo.

Sejak awal pembukaan keran ekspor benih lobster, kebijakan ini menuai kontroversi. Kebijakan tersebut menganulir peraturan menteri KKP sebelumnya, Susi Pudjiastuti, yang melarang pengiriman benih lobster ke luar negeri.

KPK mengonfirmasi penangkapan sejumlah pejabat KKP termasuk Menteri Edhy Prabowo dan Istrinya. Komisioner KPK Nurul Gufron mengatakan bahwa sejumlah pejabat di kementerian tersebut telah diamankan petugas termasuk keluarga Edhy Prabowo.

Meskipun demikian, Nurul belum mengungkapkan identitas dari pejabat KKP yang turut diamankan bersama Menteri KKP Edhy Prabowo.

“Menangkap sejumlah pejabat di Kementerian KKP, ada pejabat dan keluarga Menteri KKP. Ada lebih dari lima orang, nanti siapa saja dan dalam kaitan kasus apa nanti kami akan melakukan ekspos lebih detail,” kata Nurul saat siaran langsung di Kompas TV, Rabu (25/11/2020).

Adapun, penangkapan Edhy dan pejabat lainnya dilakukan pada pukul 01.23 WIB. Nurul meminta publik untuk bersabar dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, dia menyebut penangkapan berkaitan dengan ekspor benur.

“Kita tidak bisa menjelaskan saat ini karena kami sedang melakukan pemeriksaan, yang jelas benar berkaitan dengan ekspor benur. Itu saja, lebih lanjut mohon bersabar. Terima kasih,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK kkp Luhut Pandjaitan edhy prabowo

Sumber : Tempo.Co

Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top