Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Belajar Tatap Muka di Sekolah, Pemkot Ambon Belum Mengizinkan

Kondisi Ambon yang masih berada di zona oranye menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Ambon belum mengizinkan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di sekolah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 November 2020  |  20:59 WIB
Ilustrasi - Siswa SDN 76 Wayame Ambon beraktivitas di luar kelas. - Antara
Ilustrasi - Siswa SDN 76 Wayame Ambon beraktivitas di luar kelas. - Antara

Bisnis.com, AMBON - Demi menghindari munculnya klaster baru Covid-19, Pemkot Ambon memilih belum mengizinkan pembukaan sekolah.

Kondisi Ambon yang masih berada di zona oranye menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Ambon belum mengizinkan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di sekolah.

"Saat ini kota Ambon masih ada di zona oranye, jika aktivitas belajar di sekolah dimulai maka bisa terjadi klaster baru karena itu kami belum izinkan, " kata Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, Selasa (24/11/2020).

Richard memaparkan kebijakan Mendikbud tentang kegiatan belajar mengajar di sekolah dimulai semester pertama tahun 2021. KBM dilaksanakan dengan menerapkan pembelajaran jarak jauh atau PJJ dikombinasikan dengan tatap muka.

"Kebijakan Pak menteri diprediksi aktivitas belajar di sekolah dimulai Januari 2021, dengan menyesuaikan kondisi daerah masing-masing," ujarnya.

Kota Ambon, kata Richard, saat ini masuk zona orange atau zona risiko sedang, tingkat (RO) penularan Covid-19 berada pada skors 1,94.

Jumlah pasien yang sadang dirawat sebanyak 395 orang, pasien sembuh 2.965 dan kasus meninggal dunia 39 orang.

"Kasus yang masih tinggi kita masih tetap membatasi aktivitas masyarakat sambil menunggu vaksin," ujarnya.

Ke depan yang harus dilakukan adalah mengubah mindset agar jangan mengandalkan perawatan, tapi harus mengubah perilaku dengan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Fahmi Salatalohy menambahkan saat ini pihaknya masih menerapkan sistem belajar daring.

"Sementara proses pembelajaran tetap dilaksanakan secara daring. Guru-guru juga sudah siap memberikan materi pembelajaran kepada siswa hingga kondisi benar-benar aman baru aktivitas belajar di sekolah kembali dibuka," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sekolah ambon

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top