Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

3 Dampak dari Rizieq Shihab Ceramah di Mega Mendung

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta maaf atas peristiwa di Megamendun.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 November 2020  |  08:23 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan video conference bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan bupati/wali kota Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Bodetabek) serta Sekretaris Daerah Banten yang diikuti Gubernur Jabar Ridwan Kamil dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (8/5 - 2020) malam.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan video conference bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan bupati/wali kota Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Bodetabek) serta Sekretaris Daerah Banten yang diikuti Gubernur Jabar Ridwan Kamil dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (8/5 - 2020) malam.

Bisnis.com, JAKARTA - Acara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Mega Mendung, Bogor pada Jumat (13/11/2020) yang memantik kerumunan massa berbuntut panjang.

Karena acara itu, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Rudy Sufahradi dicopot.

Rizieq Shihab ke Mega Mendung untuk berceramah di Pesantren Alam dan Agrokultural Markaz Syariah.

Dalam acara itu, ratusan warga masyarakat datang dan terjadilah kerumunan sehingga diduga melanggar protokol kesehatan. Berikut adalah buntut dari acara itu.

1. Kapolda Jawa Barat Dicopot

Kepala Polri Jenderal Idham Azis mencopot Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Rudy Sufahradi dari jabatannya. Pencopotan Rudy, dilakukan bersamaan dengan dicopotnya Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana.

Pencopotan Rudy merupakan imbas dari acara Rizieq di Mega Mendung yang mengumpulkan massa. Sedangkan Nana dicopot karena kerumunan di acara pernikahan puteri Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.

“Ada dua kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan, maka diberikan sanksi berupa pencopotan yaitu Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat," ujar Argo di kantornya, Jakarta Selatan, pada Senin (16/11/2020).

2.Ridwan Kamil Minta Maaf

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta maaf atas peristiwa di Megamendung, Bogor yang berujung pencopotan Rudy Sufahriadi.

“Saya menghaturkan permohonan maaf jika dinamika ini membuat situasi mungkin kurang baik,” kata dia, Selasa (17/11/2020).

Ridwan Kamil melanjutkan, “Apapun yang terjadi di wilayah Provinsi Jawa Barat ini tentulah tanggung jawab gubernur. Jadi kalau peristiwa hari ini ingin mencari siapa yang bertanggung jawab, tentulah saya yang bertanggung jawab sebagai pimpinan,” ujar dia.

3. Sanksi dari Bupati

Ridwan Kamil menyerahkan pemberian sanksi terkait pengumpulan massa di Mega Mendung kepada Bupati Bogor, Ade Yasin.

 “Jadi Tindakan itu diserahkan pada Bupati Bogor selaku lyang memimpin di lokus teknisnya,” ujar Ridwan.

Dia mengatakan, bahwa izin acara di Megamendung merupakan kewenangan Bupati Bogor.

Menurut dia, sebenarnya Bupati Bogor tidak memberikan acara itu.

 “Bupati Bogor sudah melakukan hal yang benar, yaitu tidak memberikan izin kepada acara tersebut. Jadi tidak ada perizinan, bahkan aparat melalui Kodim sudah melobi malam harinya untuk mengimbau agar acara dibatasi sesuai protokol kesehatan. Jadi kerja-kerja edukasi, persuasif itu sudah dilakukan,” kata Emil, sapaan akrabnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fpi ridwan kamil habib rizieq

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top