Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Relawan Imbau Tokoh Masyarakat Jangan Abai Protokol Kesehatan 

Masih banyak ditemukan anggota masyarakat yang tidak mengindahkan dan menganggap protokol kesehatan sebagai sesuatu yang sepele.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 16 November 2020  |  17:55 WIB
Ilustrasi - Dua orang anak menggunakan masker pelindung wajah saat bermain di depan mural bertema Covid-19 di Jakarta, Senin (27/7/2020). - Antara
Ilustrasi - Dua orang anak menggunakan masker pelindung wajah saat bermain di depan mural bertema Covid-19 di Jakarta, Senin (27/7/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Relawan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh besar agar tak mengabaikan protokol kesehatan terutama saat melakukan kegiatan-kegiatan publik.

Sampai kini, Pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 terus mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan 3M, yaitu mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak aman minimal 1 meter. 

Namun, masih banyak ditemukan anggota masyarakat yang tidak mengindahkan dan menganggap protokol kesehatan sebagai sesuatu yang sepele terutama dalam penggunaan masker dan saat berkumpul. 

Melihat hal ini, Bidang Koordinasi Relawan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kembali mengingatkan masyarakat Indonesia, terutama bagi para tokoh masyarakat, untuk menjadi panutan dalam menerapkan protokol kesehatan 3M dalam berkegiatan sebagai wujud adaptasi kebiasaan baru di era pandemi Covid-19. 

“Agar Indonesia terlindung dan bebas dari Covid-19, diperlukan kolaborasi total dari seluruh lapisan masyarakat untuk saling bahu-membahu dengan saling menegur dan menjaga orang terdekat dalam hal penerapan protokol kesehatan," ujar Ketua Bidang Koordinasi Relawan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Andre Rahadian melalui keterangan pers, Senin (16/11/2020).

Tokoh masyarakat memegang peran penting dalam mengajak dan menjaga masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari.

Para tokoh masyarakat adalah ujung tombak, kedisiplinan serta kepatuhan mereka dalam menerapkan protokol kesehatan menjadi panutan bagi para pengikutnya.

"Jadi jangan malah melakukan kegiatan yang bertentangan dengan protokol dan membahayakan masyarakat. Kita tidak boleh lengah, virus Covid-19 masih berada di sekeliling kita. Elemen yang paling penting dalam mewujudkan adaptasi kebiasaan baru ini adalah masyarakat, bagaimana mereka dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, terutama bagi mereka yang berada di kelompok rentan terdampak," jelasnya.

Andre menilai, kedisiplinan pada 3M adalah sebuah gerakan “pre-vaksin” yang bisa berjalan dengan sukses jika didukung kolaborasi dari seluruh pihak. 

“Satgas terutama Bidang Koordinasi Relawan mengingatkan bahwa puluhan bahkan ratusan ribu relawan sudah bekerja mengedukasi, mengajak dan mengingatkan masyarakat untuk menerapkan perubahan perilaku sebagai satu-satunya jalan menghindari penularan Covid-19. Jangan sampai usaha selama delapan bulan ini, dengan banyak pengorbanan, hilang karena tokoh masyarakat yang abai," imbuhnya.

Dengan adanya kolaborasi dari tokoh masyarakat untuk memberikan contoh penerapan protokol kesehatan, serta ditambah dengan bantuan dari pemangku kebijakan, para pelaku industri serta seluruh anggota masyarakat, dapat membantu Pemerintah dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“Tetap semangat, jangan pernah lengah dan lelah dalam menerapkan protokol kesehatan. Kita semua dalam misi negara, saling tegur dan jaga orang terdekat kita dari bahaya Covid-19. Kesuksesan Indonesia bebas Covid-19 dimulai dari diri kita masing-masing, apalagi peran para tokoh masyarakat," tegas Andre. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Protokol Pencegahan Covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top