Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi Pakan dan Hewan Ternak di Kementan

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono mengatakan pihaknya telah menerima pengaduan dari GPHN RI terkait kasus tersebut.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 12 November 2020  |  19:58 WIB
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung tengah menyelidiki perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan sapi, kambing dan pakan ternak di Kementerian Pertanian.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono mengatakan pihaknya telah menerima pengaduan dari LSM Gerakan Penyelamat Harta Negara Republik Indonesia (GPHN RI) terkait kasus tersebut.

Dia menjelaskan bahwa siapapun bisa melaporkan dan mengadukan perkara dugaan tindak pidana korupsi sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 43/2008 tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Kami akan menindaklanjuti informasi ini sesuai dengan SOP kami. Ini kan wujud dari peran serta masyarakat sebagaimana diatur dalam PP Nomor 43 Tahun 2018," tuturnya, Kamis (12/11/2020).

Secara terpisah, Ketua Umum GPHN RI, Madun Haryadi mengaku pihaknya sudah mengadukan dugaan tindak pidana korupsi tersebut kepada Kejagung dengan menyertakan seluruh alat bukti terkait dugaan kongkalikong pengadaan hewan dan pakan ternak.

"Kami menemukan bukti-bukti kuat terjadinya dugaan korupsi dalam pengadaan sapi, kambing dan pakan ternak. Jadi ada kejanggalan pada pelaksanaannya, seperti yang terjadi di Pasuruhan, Probolinggo dan Madura. Setelah kami telusuri, ternyata perusahaannya fiktif," katanya.

Dia berharap Kejagung menindaklanjuti laporan pihaknya dan segera memulai penyelidikan. Dia juga memastikan pihaknya akan membantu tim penyelidik Kejagung untuk mengumpulkan alat bukti agar bisa segera naik ke penyidikan.

"Kami punya bukti-bukti yang akurat, dan kami siap membantu Kejaksaan dalam upaya penyelamatan keuangan negara," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi kementan Kejaksaan Agung
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top