Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Inovasi Indonesia Expo 2020, Jokowi: Inovator Butuh Ekosistem Kondusif

Inovasi Indonesia Expo 2020 diselenggarakan oleh Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Ristek/BRIN) pada 10-13 November 2020 secara virtual.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 10 November 2020  |  19:46 WIB
Ilustrasi - Pekerja mengoperasikan perangkat conveyor pemanas anti-Covid-19 kreasi tim Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi) Kedung Jaya di Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (12/8/2020).  - ANTARA
Ilustrasi - Pekerja mengoperasikan perangkat conveyor pemanas anti-Covid-19 kreasi tim Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi) Kedung Jaya di Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (12/8/2020). - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut gembira penyelenggaraan Inovasi Indonesia Expo 2020. Ajang ini diselenggarakan oleh Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Ristek/BRIN) pada 10-13 November 2020 secara virtual.

Kepala Negara menilai inovasi adalah kunci transformasi, energi untuk menciptakan perubahan, solusi untuk mengatasi masalah, dan modal untuk memenangkan persaingan.

“Selama pandemi Covid-19, kita melihat betapa pentingnya inovasi. Semua negara berlomba-lomba menjadi yang terdepan, ingin menjadi yang tercepat, ingin menjadi yang terunggul melalui inovasi di berbagai bidang,” katanya saat membuka Inovasi Indonesia Expo 2020, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (10/11/2020).

Menurutnya, beragam inovasi anak bangsa di bidang kesehatan, khususnya terkait penanganan pandemi Covid-19 membuktikan bahwa Indonesia memiliki talenta-talenta yang siap berkarya demi kemandirian bangsa.

Namun, dia menyadari bahwa inovasi hanya akan muncul jika berada dalam ekosistem yang kondusif.

“Ekspo ini adalah salah satu contoh dari ekosistem [yang kondusif] tersebut. Kita harus terus memfasilitasi kerja sama antar-stakeholder, memperkuat multiple helix, memperkuat kolaborasi antara para inovator dan industri, dengan pemerintah dan juga masyarakat,” paparnya.

Dia berharap di masa mendatang inovasi yang muncul tidak hanya berhenti sampai prototipe atau purwarupa tetapi bisa diproduksi secara massal.

Terpisah, Kemenristek menggelar Inovasi Indonesia Expo (I2E) secara virtual pada Selasa-Jumat 10-13 November 2020 dan menampilkan berbagai produk unggulan yang digadang turut mewujudkan kemandirian ekonomi.

Mego Pranindito, Sekretaris Kementerian Riset dan Teknologi, mengatakan Inovasi Indonesia Expo (I2E) merupakan transformasi Ritech Expo yang menampilkan berbagai hasil riset dan inovasi teknologi unggulan dari perguruan tinggi, lembaga riset, industri, hingga para inovator yang keseluruhannya merupakan karya anak bangsa.

"Pada 2020, Ritech Expo bertransformasi menjadi Inovasi Indonesia Expo (I2E). Dengan semangat yang sama, I2E diharapkan dapat menjadi wadah dalam upaya membumikan riset, serta memperkenalkan berbagai produk inovasi," katanya dalam keterangan pers Kemenristek/BRIN, Senin (10/11/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi inovasi kemenristek
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top