Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi dan Prabowo Ingin Mengubur Benci Politik ke Rizieq Shihab? Ini Kata Stafsus Menhan

Staf Khusus Menteri Pertahanan Dahnil A. Simanjuntak mengatakan kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia justru akan membuat kondisi negara menjadi lebih baik. Kok bisa?
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 10 November 2020  |  16:43 WIB
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Dahnil Azhar berjalan saat tiba di PN Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019). - ANTARA/Muhammad Adimaja
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Dahnil Azhar berjalan saat tiba di PN Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019). - ANTARA/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA – Staf Khusus Menteri Pertahanan Dahnil A. Simanjuntak turut bergembira dengan kepulangan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab diungkapkan pada Selasa (10/11/2020).

Menurutnya, kepulangan pemimpin FPI tersebut ke Indonesia justru akan membuat kondisi negara menjadi lebih baik.

"Secara pribadi saya gembira melihat Habib Rizieq bisa kembali ke Indonesia, dan berkumpul kembali dengan sahabat-sahabat FPI, sanak famili di Indonesia, serta kembali bisa berdakwah. Mari kita jaga NKRI dan Pancasila bersama-sama demi Indonesia yang lebih maju adil dan makmur," tulisnya melalui akun Twitter @Dahnilanzar seperti dikutip Bisnis pada Selasa (10/11/2020).

Menurutnya, kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia seharusnya dijadikan momentum untuk berkolaborasi. Pasalnya, sosok Rizieq kerap kali dikaitkan sebagai lawan atau oposisi pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Saat Pilpres 2019, Rizieq secara terang-terangan mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk mencapai kursi RI 1. Namun, dukungan itu kini dipertanyakan lantaran Prabowo sudah menjadi Menteri Pertahanan RI.

Dalam cuitannya, Dahnil mengatakan Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Pertahanan RI Prabowo bekerja keras untuk mengubur benci politik.

"Saat berkolaborasi, berta'awun demi Indonesia yang lebih baik dimasa yang akan datang, Pak @prabowo dan Pak @jokowi bekerja keras untuk mengubur benci politik, dendam politik jg bs kita benamkan. dan kita mulai ta'awun Politik," lanjutnya.

Sebelumnya dikutip dari Bisnis (4/11/2020), Rizieq Shihab telah mengumumkan pengumuman kepulangannya sebanyak tujuh kali. Namun, enam kali diantaranya yang dimulai pada pertengahan April 2017 batal.

Nama Rizieq dalam portal imigrasi Kerajaan Arab Saudi saat itu ditandai dengan pelanggar Undang-Undang serta visa kunjungannya telah habis. Lalu, pada awal November Rizieq mengaku dicekal oleh pemerintah Indonesia sehingga tidak bisa pulang.

Akhirnya, lewat keterangan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD masalah ini diurus ke Kerajaan Saudi Arabia. Tampak komunikasi antara Rizieq dan pemerintah Indonesia tidak terjalin dengan baik.

"Betul, Pak. Sblm sy menko Rizieq sdh di Saudi. Awal sy menko ribut dia dicekal. Sy mau bantu, sy jumpa pers minta dikirim dokumen dgn imil [e-mail] atau WA tp tak berjawab, malah yg masuk video sumpah itu. Jd sy cari info sendiri ke Kerajaan Saudi, trmsk ke imigrasi n bcr dgn dubes Saudi," ungkap pemilik akun Twitter @mohmahfudmd saat merespon cuitan Fadli Zon pada 6 November lalu.

Hari ini, Rizieq Shihab akhirnya kembali ke rumah. Dia disambut dengan meriah oleh ribuan simpatisan mulai dari bandara hingga sampai di kediaman sekaligus markas besar FPI di Pertamburan, Jakarta Pusat.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi prabowo subianto habib rizieq rizieq shihab
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top