Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Unjuk Rasa Ribuan Buruh Tolak UU Ciptaker Berjalan Lancar dan Damai

Ribuan buruh yang mengikuti aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) pada hari ini, Kamis (22/10/2020), membubarkan diri pukul 17.20 WIB.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 22 Oktober 2020  |  17:52 WIB
Massa buruh Gebrak berunjuk rasa menolak UU Ciptaker di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2020) - Bisnis - Aprianus Doni Tolok
Massa buruh Gebrak berunjuk rasa menolak UU Ciptaker di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2020) - Bisnis - Aprianus Doni Tolok

Bisnis.com, JAKARTA - Aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) oleh ribuan massa buruh Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) pada Kamis (22/10/2020) berakhir damai sekitar pukul 17.20 WIB.

Adapun Gebrak merupakan gabungan beberapa sertikat sepert Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Konferedasi Rakyat Pekerja Indonesia (KRPI), dan sejumlah serikat lainnya.

“Mari kita akhiri aksi [unjuk rasa] ini, tapi bukan aksi perjuangan kita,” ujar orator buruh.

Pihak kepolisian pun mengpresiasi jalannya aksi unjuk rasa yang berjalan lancar dan damai.

“Terima kasih kepada rekan-rekan buruh karena telah melaksanakan aksi dengan damai. Hati-hati di jalan, semoga selamat sampai di rumah masing-masing,” ujar pihak kepolisian melalui pengeras suara.

Pihak demonstran pun mengucapkan terima kasih kepada aparat gabungan TNI-Polri karena telah mengawal jalannya aksi unjuk rasa tersebut.

Adapun, berdasarkan pantauan Bisnis, ribuan buruh dari berbagai serikat buruh itu telah berkumpul di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat tepat di sekitar Patung Kuda, Kamis (22/10/2020) pukul 14.20 WIB, untuk berunjuk rasa menolak UU Ciptaker.

Beberapa kelompok buruh secara bergantian berorasi di lokasi tersebut dan menyuarakan aspirasinya.

“Kita datang ke Jakarta bukan untuk rekreasi tapi untuk menuntut pembatalan Undang-Undang Cipta Kerja. Perlawanan omnibus law bukan hanya dilakukan oleh mahsiswa dan buruh di Jakarta, tapi di seluruh Indonesia,” ujar orator dari Gebrak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

buruh demonstrasi Omnibus Law cipta kerja
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top