Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Diduga Langgar UU ITE, Petinggi KAMI Syahganda Nainggolan Dipolisikan

Ketua Bappilu Demokrat, Andi Arief bercuit melalui akun Twitternya agar polisi membebaskan Syahganda.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  08:37 WIB
Anggota Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan - Twitter@syahganda
Anggota Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan - Twitter@syahganda

Bisnis.com, JAKARTA – Anggota Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan ditangkap polisi pada Selasa (13/10/2020) subuh. Diduga lantaran melanggar UU ITE.

Ketua Bappilu Demokrat, Andi Arief bercuit melalui akun Twitternya agar polisi membebaskan Syahganda.

“Bebaskan @syahganda yang saya dengar ditangkap gara2 UU ITE di subuh buta tadi pagi,” kata @AndiArief__ Selasa (13/10/2020).

Syahganda sendiri dalam enam jam terkahir masih bercuit soal demo penolakan UU Cipta Kerja.

“Makin malam makin sinting lihat yang nuding. Sekarang Menhan Jokowi nuding aksi demo ditunggangi asing.Lha, jangan mencla mencle, KAMI atau asing yang lu tuding??????,” cuit Syahganda menanggapi Menhan Prabowo yang menyebut bahwa ada kekuatan asing di balik demo omnibus law namun juga menyebutkan bahwa banyak peserta aksi unjuk rasa belum membaca naskah omnibus law itu dan termakan hoaks.

Selain itu, Syahganda juga sempat minta pemerintah agar fokus urus Covid-19 dan krisis ekonomi, dan menunda aja UU Omnibus Law selamanya.

“Kalau mau cetak uang tuk restrukturisasi konglo2 harus referendum, karena gak ada di debat pilpres,” tulisnya lewat akun @syahganda.

Kemudian, Syahganda juga turut menanggapi PA 212 yang mau ikut unjuk rasa soal Omnibus Law, yang menurut beberapa orang tak tepat.

Syahganda mengatakan akan ikut demo atas inisiatif pribadi bersama PA 212 sebagai bentuk solidaritas atas pemukulan dan penangkapan mahasiswa.

“Coba bayangkan jika 1 juta massa 212 itu adalah buruh, apakah mereka tidak punya hak dan peran dalam ruang publik? Kalau KAMI memang tidak ada flag dlm setiap demo. Besok saya ikutan demo atas inisiatif pribadi aja, solidaritas atas pemukulan mhs beberapa hari ini,” kata dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demo Omnibus Law
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top