Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polisi Amankan Sejumlah Massa Penyebab Ricuh Usai Demo 3010

Setelah aksi 1310 selesai, serombongan massa seusia pelajar muncul dan menyebabkan kericuhan terjadi. Polisi awalnya sempat meminta massa untuk membubarkan diri namun tak dihiraukan.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  17:40 WIB
Kapolda Metro Irjen Nana Sudjana bersama jajaran memantau kondisi terkini lokasi demonstrasi 1310 tolak RUU Cipta Kerja di kawasan dekat Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2020). - Bisnis/Aprianus Doni
Kapolda Metro Irjen Nana Sudjana bersama jajaran memantau kondisi terkini lokasi demonstrasi 1310 tolak RUU Cipta Kerja di kawasan dekat Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2020). - Bisnis/Aprianus Doni

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah orang diamankan dalam aksi massa yang berujung ricuh di kawasan Bundaran Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2020).

Pengamanan sejumlah orang ini dilakukan setelah polisi berusaha membubarkan massa. Pantauan + sedikitnya 5 orang diamankan dari aksi ini. 

Setelah aksi 1310 selesai, serombongan massa seusia pelajar muncul dan menyebabkan kericuhan terjadi. Polisi awalnya sempat meminta massa untuk membubarkan diri namun tak dihiraukan.

Semula Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol. Heru Novianto meminta massa membubarkan diri. Tapi, kelompok massa ini tidak menghiraukan.

Kemudian dengan nada tinggi Kapolres meminta massa "gelombang kedua" ini untuk membubarkan diri, jika tidak akan diamankan aparat.

"Bubar kalian. Kalau tidak saya tangkap," katanya.

Polisi menembakkan puluhan gas air mata ke arah massa. Mereka kemudian menyebar ke berbagai titik termasuk kawasan Tanah Abang, Gambir maupun Bundaran Hotel Indonesia.

Setelah kawasan Patung Kuda dikuasai aparat, pasukan Brimob, Polisi dan TNI berjaga di kawasan Sarinah dan Patung Kuda. Tim huru hara juga disebarkan ke beberapa titik.

Sementara itu, menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol, Nana Sudjana para perusuh itu berasal dari kelompok Anarko.

Saat berita ini dibuat, beberapa letusan seperti suara tembakan terdengar dari arah kawasan Juanda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demonstrasi kapolda metro jaya cipta kerja
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top