Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sempat Ricuh, Usai Massa 3010 Bubar, Massa Berusia Muda Lempari Polisi

Setelah massa Aksi 3010 menyampaikan orasi dan membubarkan diri, muncul seribuan massa lain yang sempat melemparkan beberapa benda plastik maupun padat ke arah polisi.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  16:26 WIB
Pasukan TNI bergerak maju untuk mendukung kepolisian meredam kerusuhan pada Aksi 1310 menolak UU Cipta Kerja, Selasa (13/10/2020). - Bisnis/Aprianus Doni
Pasukan TNI bergerak maju untuk mendukung kepolisian meredam kerusuhan pada Aksi 1310 menolak UU Cipta Kerja, Selasa (13/10/2020). - Bisnis/Aprianus Doni

Bisnis.com, JAKARTA - Usai demo 1310 di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, sejumlah massa berusia muda melemparkan botol ke arah petugas kepolisian.

Setelah massa Aksi 3010 menyampaikan orasi dan membubarkan diri, muncul seribuan massa lain yang sempat melemparkan beberapa benda plastik maupun padat ke arah polisi.

Semula Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol. Heru Novianto meminta massa untuk bubar karena aksi sudah selesai. Namun, imbauan itu tidak ditanggapi oleh massa tersebut.

"Kami ingatkan adek-adek sudah selesai aksi ini, silakan kembali ke rumah masing-masing. Tidak ada anarkis, aksi damai telah selesai," katanya.

Setelah tak ditanggapi, Kapolres menginstruksikan agar mereka membubarkan diri dengan nada tinggi.

Sejumlah barracura dan tim anti huru hara dikerahkan untuk mengejar massa agar membubarkan diri.

"Kejar, kejar. Bubar kalian. Kalau tidak saya tangkap," ujar aparat.

Aparat kemudian membuka pembatas beton dan duri untuk mengerahkan kendaraan taktis.

Hingga berita ini dibuat di kawasan Patung Kuda tak ada lagi massa. Sejumlah orang diamankan polisi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polisi demonstrasi
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top