Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mahfud MD Sebut Protokol Kesehatan Vaksin Sementara Covid-19

Mahfud menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan Anggaran Rp4,4 triliun untuk menjamin kesehatan pada pelaksanaan Pilkada 2020.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 02 Oktober 2020  |  14:14 WIB
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD memberikan arahan saat Rapat Koordinasi Kesiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26/6/2020). Rapat yang dihadiri perwakilan dari KPU Provinsi Jawa Timur, Bawaslu Jawa Timur dan sejumlah kepala daerah kabupaten - kota tersebut membahas isu strategis dalam rangka memantapkan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 dengan penerapan secara ketat protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID/19. ANTARA FOT
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD memberikan arahan saat Rapat Koordinasi Kesiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26/6/2020). Rapat yang dihadiri perwakilan dari KPU Provinsi Jawa Timur, Bawaslu Jawa Timur dan sejumlah kepala daerah kabupaten - kota tersebut membahas isu strategis dalam rangka memantapkan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 dengan penerapan secara ketat protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID/19. ANTARA FOT

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyebut bahwa protokol kesehatan bisa dianggap sebagai vaksi sementara Covid-19.

Hal ini disampaikan Mahfud lewat Kanal Youtube Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Jumat (2/10/2020)

Awalnya, Mahfud membicarakan soal Pilkada 2020 serentak yang tetap dilaksanakan di tengah pandemi. Dia menyebut bahwa Pilkada dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Protokol kesehatan itu sekarang paling tidak, bisa dianggap vaksin sementara sebelum ditemukan vaksin," kata Mahfud.

Dia mengatakan bahwa vaksin sementara yang dimaksud adalah penggunaan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

"Apa vaksinnya itu masker penggunaan masker. Kan vaksin itu menghindari penyakit bukan mengobati penyakit. Hindari penyakit, masker, cuci tangan dengan sabun, dan jaga jarak," kata Mahfud.

Mahfud juga menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan Anggaran Rp4,4 triliun untuk menjamin kesehatan pada pelaksanaan Pilkada 2020. Anggaran tersebut, kata Mahfud khusus digunakan untuk protokol kesehatan di Pilkada yang bakal dilaksanakan di 270 daerah.

"Sehingga nanti Pilkada akan jauh lebih terawasi, lebih teratur, jumlah pengguna TPS bisa dikurangi, jam datang ditentukan ,alkes petugas diatur seperti apa, pemilih seperti apa dan seterusnya," ujar Mahfud.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mahfud md Vaksin Virus Corona Pilkada 2020 covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top