Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

WHO Rekomendasikan Indonesia Jadi Penyelenggara Rapid Test Antigen

Satgas Penanganan Covid-19 juga telah berkomunikasi dengan WHO agar Indonesia dapat dipertimbangkan sebagai negara prioritas penerima alat tes antigen.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 02 Oktober 2020  |  13:43 WIB
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito. JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito. JIBI - Bisnis/Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia mendapatkan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menyelenggarakan rapid test antigen yang lebih cepat dan akurat dibandingkan dengan tes antibodi.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengabarkan pihaknya telah berkomunikasi dengan WHO melalui perwakilan yang ada di Indonesia. Wiku juga mengusulkan agar Indonesia dapat dipertimbangkan sebagai negara prioritas penerima alat tes antigen.

"Kami mohon untuk bisa dipertimbangkan mendapatkan bantuan dari WHO untuk tes cepat ini. Agar kita bisa mendeteksi lebih cepat kasus Covid-19 yang ada di tengah-tengah masyarakat," ungkap Wiku, Kamis (1/10/2020).

WHO sebelumnya mengumumkan akan menyediakan 120 juta alat tes cepat atau rapid test antigen Covid-19 untuk 133 negara. WHO memprioritaskan negara-negara yang berpendapatan rendah dan menengah yang memiliki kasus dalam jumlah besar.

Wiku mengatakan dengan rekomendasi dari WHO tersebut Indonesia diharapkan dapat menyelenggarakan tes cepat Covid-19 dengan kualitas yang lebih baik dan akurat.

"Karena ini mendeteksi antigen, tentunya akan lebih baik dibandingkan dengan mendeteksi antibodi dalam rangka proses screening sebelum dilakukan tes penegakan diagnosis dengan realtime PCR," jelasnya.

Sementara itu, pemerintah menyediakan mobil ambulans sebagai alat transportasi pasien Covid-19 menuju rumah sakit atau puskesmas, yang khusus mengangkut pasien dari rumah dan dari kediaman

"Jadi silakan menghubungi rumah sakit terdekat agar bisa dilakukan penjemputan dan dirawat dengan baik tanpa memberikan risiko kepada orang lain dengan kendaraan yang mungkin tidak standar membawa pasien gejala Covid-19," saran Wiku.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who covid-19 rapid test Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top