Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekonom Senior Indef Menilai Pilkada Menjerumuskan Masyarakat ke Kematian Massal

Ekonom Senior Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Didik J. Rachbini menilai penyelenggaraan Pilkada 2020 pun adalah keputusan yang akan semakin menjerumuskan masyarakat ke dalam kematian massal yang lebih banyak.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 01 Oktober 2020  |  11:07 WIB
Ekonom Senior Indef Didik J. Rachbini.  - Bisnis.com
Ekonom Senior Indef Didik J. Rachbini. - Bisnis.com

Bisnis,com, JAKARTA - Ekonom menilai Pilkada 2020 yang akan dilaksanakan secara serentak akan berisiko pada penularan Covid-19 yang semakin besar.

Ekonom Senior Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Didik J. Rachbini mengatakan pemerintah telah gagal menangani pandemi Covid-19 dari sisi kesehatan selama hampir 8 bulan, sejak Covid-19 pertama kali mewabah di Indonesia.

Jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, New Zealand, hingga Korea Selatan, kasus positif Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat dan tidak ada tanda-tanda kurva akan menurun.

"Ini artinya pemerintah gagal melindungi rakyatnya berdasarkan UUD 1945 ayat 4. Sudah gagal, pemerintah menjalankan Pilkada, di mana lebih dari 100 juta orang akan memilih," katanya, Kamis (1/1/2020).

Menurut Didik, tugas pemerintah sekarang seharusnya adalah penanganan Covid-19. Bahkan Didik meyakini angka kematian akibat Covid-19 jauh lebih tinggi dibandingkan dengan yang dicatat oleh pemerintah.

Penyelenggaraan Pilkada 2020 pun, kata Didik, adalah keputusan yang akan semakin menjerumuskan masyarakat ke dalam kematian massal yang lebih banyak, rakyat menjadi tidak dilindungi dengan alasan hak politik.

"Muhamaddiyah dan NU sudah meminta Pilkada ditunda, tapi pemerintah keras kepala karena ini hak politik. Tetapi, apakah hak politik lebih tinggi dari hak hidup?" tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pilkada Serentak Virus Corona
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top