Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

DPR Sarankan KPU Simulasi Pilkada Serentak 2020 di Zona Merah Covid-19

Pilkada Serentak 2020 cukup menarik, selain dapat menjadi wahana sosialisasi protokol kesehatan, juga dikhawatirkan bisa menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 September 2020  |  10:32 WIB
Anggota DPR RI Marwan Jafar. - Antara
Anggota DPR RI Marwan Jafar. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR Marwan Jafar meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuat simulasi pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di daerah yang masuk zona merah pandemi Covid-19 untuk mengantisipasi klaster baru penyebaran Virus Corona.

"KPU sebaiknya lakukan simulasi di zona merah dulu, sebelum pelaksanaan pemungutan suara pilkada pada tanggal 9 Desember 2020. Simulasi itu untuk memastikan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 dapat berjalan dengan aman," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Marwan menilai, Pilkada Serentak 2020 cukup menarik, selain dapat menjadi wahana sosialisasi protokol kesehatan, juga dikhawatirkan bisa menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Menurut dia, satu sisi Pilkada 2020 bisa sebagai pencerahan, yaitu sosialisasi penerapan protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun.

"Di sisi lain bisa jadi horor nasional jika tidak mengindahkan protokol kesehatan, menjadi klaster di daerah-daerah seluruh Indonesia," ujar Marwan Jafar dari Fraksi PKB itu.

Dia menilai pilkada bisa menghidupkan ekonomi di daerah, namun catatan bahwa protokol kesehatan harus diterapkan dengan superketat.

Selain itu, dia meminta pasangan calon kepala daerah yang melanggar protokol kesehatan Covid-19 harus diberi sanksi tegas, berupa diskualifikasi.


 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pilkada Serentak covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top