Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tambah Kapasitas, Tower 4 Wisma Atlet Segera Dibuka untuk Pasien Covid-19

Setelah membuka tower 5, tower 4 juga bakal disiapkan untuk segera digunakan sebagai tempat isolasi mandiri.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 15 September 2020  |  10:43 WIB
Suasana Wisma Atlet Kemayoran dilihat dari Danau Sunter, Jakarta, Selasa (25/8/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Suasana Wisma Atlet Kemayoran dilihat dari Danau Sunter, Jakarta, Selasa (25/8/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Melihat tambahan kasus yang makin tinggi dan belum ada tanda-randa penurunan, Pemerintan berencana menambah kapasitas untuk merawat pasien Covid-19 tanpa gejala di tower 4 Wisma Atlet Kemayoran.

Kakesdam Jaya Donny Guntur mengatakan bahwa setelah membuka tower 5 pada Sabtu (12/9/2020) lalu, tower 4 juga bakal disiapkan untuk segera digunakan sebagai tempat isolasi mandiri. Sementara, rumah sakit darurat tetap tidak bertambah di tower 6 dan 7.

“Yang direncanakan oleh RSDC, kalau yang di tower 4 perbaikan listrik masih belum, kira-kira 1 sampai 2 pekan lagi,” jelasnya kepada Bisnis, Selasa (15/9/2020).

Rencananya, tower 4 akan digunakan untuk isolasi mandiri bagi pasien yang tak bergejala atau OTG, sama seperti tower 5. Donny menyebutkan kapasitasnya sebanyak 1.546 tempat tidur.

Penambahan kapasitas ini merujuk pada aturan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah menghapuskan aturan isolasi mandiri di rumah. Gubernur Anies Baswedan bahkan menegaskan bagi yang tidak mau isolasi mandiri akan dijemput paksa untuk dirawat di Wisma Atlet.

Donny menjelaskan isolasi mandiri di Wisma Atlet menjadi pengganti isolasi di rumah, terutama bagi yang tidak mampu memastikan isolasi mandiri berjalan dengan baik di rumah.

“Sebelum ke Wisma Atlet mereka harus membawa rujukan dari puskesmas, surat keterangan tidak bisa melakukan isolasi mandiri, harus tanpa gejala, tidak ada komorbid, dan bisa melaksanakan kegiatan secara mandiri.”

Pasiennya berasal dari seluruh Jabodetabek, jadi tidak hanya yang punya KTP Jakarta saja yang bisa dibawa ke sana. Untuk rata-rata usia yang dirawat 16-50 tahun.

Sementara itu, Donny juga menyebutkan bahwa RSDC Wisma Atlet belum penuh, masih ada sekitar 38 persen kosong dan masih bisa menampung pasien Covid-19 yang bergejala ringan sampai sedang.

“Untuk rumah sakit mungkin masih perlu ruangan HCU [High Care Unit] ya, penambahan Citiscan dan radiologi juga mungkin, yang belum ada, ya nanti didata juga seperti apa kepentingannya,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

WISMA ATLET covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top