Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fakta-Fakta Kasus Covid-19 Bikin September (Tidak ) Ceria di Indonesia

Rata-rata sepekan positive rate Covid-19 adalah 19,6 persen. Padahal standar WHO maksimal 5 persen.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 11 September 2020  |  10:11 WIB
Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Sorong Kota (kiri) mengingatkan pentingnya penggunaan masker kepada warga di Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (10/9/2020). Kasus COVID-19 di Papua Barat terus meningkat, data per Kamis (10/9) jumlah kasus positif di Papua Barat tercatat 970 orang, sembuh 649 orang dan meninggal 17 orang. ANTARA FOTO - Olha Mulalinda
Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Sorong Kota (kiri) mengingatkan pentingnya penggunaan masker kepada warga di Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (10/9/2020). Kasus COVID-19 di Papua Barat terus meningkat, data per Kamis (10/9) jumlah kasus positif di Papua Barat tercatat 970 orang, sembuh 649 orang dan meninggal 17 orang. ANTARA FOTO - Olha Mulalinda

Bisnis.com, JAKARTA – Pada awal September, warganet ramai-ramai memasang hashtag #septemberceria, sehingga sempat jadi trending topic di Twitter. Namun, sepekan ini, keceriaan memasuki September menjadi sirna dengan meroketnya kasus Covid-19 di Indonesia.

Akun Instagram @pandemictalks, Jumat (11/9/2020), menuliskan bahwa September (tidak) ceria, dan menyebute ntah apa yang dipikirkan oleh orang-orang yang selalu ceria melancong ke keramaian.

Keceriaan sesaat tersebut, dampaknya besar terhadap kondisi sosial di kala pandemi Covid-19, dan keceriaan sesaat berbanding lurus dengan ketidakcerdasan sosial juga kenaikan angka kasus harian.

Lalu, akun ini menampilkan data-data kasus Covid-19 di Indonesia sebagi berikut yang sudah terverifikasi oleh Kementerian Kesehatan.

1.Kasus harian Covid-19 sebanyak 3.861

2.Rata-rata sepekan jumlah orang diperiksa  16.655/sehari

3.Rata-rata sepekan positive rate Covid-19 adalah 19,6 persen. Padahal standar WHO maksimal 5 persen

4.Ada 1.011 klaster Covid-19 di seluruh Indonesia

5.Sebanyak 183 orang tenaga kesehatan meninggal karena Covid-19 (WHO Indonesia, 10 September 2020).

6.Ada 96 persen area terdampak Virus Corona penyebab Covid-19. Dengan demikian, 496 dari 514 kabupaten/kota sudah terdampak (96 persen).

7.Okupansi tempat tidur rumah sakit (RS) atau BOR untuk pasien Covid-19 di Indonesia mencapai 49,8 persen. Adapun standar WHO maksimal 60 persen (Kemenkes, 7 September 2020).

Sementara itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyampaikan melalui akun Twitter @PBIDI, Jumat (11/9/2020), menyatakan bahwa ada 109 orang dokter di Indonesia yang meninggal karena Covid-19.

Seluruh dokter yang meninggal itu tersebar di 17 provinsi, mulai dari Provinsi Aceh hingga Provinsi Papua Barat. Berikut rinciannya:

1. Aceh: 1

2. Banten:1

3. NTB: 1

4. Papua Barat: 1

5. DIY: 2

6. Kepulauan Riau: 2

7. Kalimantan Timur : 3

9. Sumatra Selatan: 4

10. Kalimantan Selatan: 4

11. Bali : 4

12. Sulawesi Selatan: 6

13. Jawa Tengah: 8

14. Jawa Barat:  10

15. DKI Jakarta : 13

16. Sumatra Utara: 20

17. Jawa Timur : 29

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top