Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sekolah Partai PDIP: Anna Morinda Peserta Terbaik. Bagaimana dengan Gibran?

Sekolah Partai PDIP diikuti 129 calon kepala daerah, berlangsung sejak Jumat (21/8/2020) hingga Selasa (25/8/2020) malam.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Agustus 2020  |  10:35 WIB
Bakal calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka - Antara/Mohammad Ayudha
Bakal calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka - Antara/Mohammad Ayudha

Bisnis.com, JAKARTA - Sekolah Partai untuk kader PDI Perjuangan yang maju sebagai calon kepala daerah telah berakhir pada Selasa (25/8/2020) malam.

Berdasarkan catatan dari panitia, rata-rata proses sekolah dilaksanakan dari pagi hingga pukul 22.00 WIB.

Kepala sekolah yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Partai Komaruddin Watubun menambahkan bahwa peringkat pertama dalam sekolah partai kali ini adalah Anna Morinda, Calon Wali Kota Metro Lampung.

"Peserta terbaik, nomor satu Anna Morinda. Peserta terbaik kedua adalah Heribertus Ngabut, Calon Bupati Manggarai," kata Komaruddin.

Lantas bagaimana dengan Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Berdasar berita yang dikutip dari Antara ini tidak disebutkan peringkat Gibran dalam sekolah partai tersebut.

Satu hal yang pasti, panitia menetapkan 129 peserta sekolah partai dinyatakan lulus.

Pujian Megawati

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengapresiasi kedisplinan para calon kepala daerah di Sekolah Partai PDIP yang pelaksanaannya berlangsung sejak Jumat (21/8) hingga Selasa (25/8) malam.

"Hal itu mengingat syarat jadi pemimpin itu, antara lain kerendahan hati, termasuk ikut dan aktif di dalam sekolah partai," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat menutup pelaksanaan sekolah partai secara virtual, Selasa malam.

Dari sekolah partai bagi calon kepala daerah gelombang pertama menuju pilkada serentak itu, kata Hasto, sebanyak 129 calon kepala daerah dinyatakan lulus.

Hasto mengatakan bahwa pelaksanaan sekolah partai ini menjadi penguatan kelembagaan institusi politik dalam menyiapkan calon pemimpin untuk dipilih masyarakat.

Hal itu diikuti dengan sebuah kesadaran bahwa berpartai harus didasarkan pada disiplin, baik disiplin ideologi, organisasi, maupun manajemen.

"Tujuannya agar dalam berpartai mampu mengorganisasi kekuatan rakyat dengan sebaik-baiknya," kata Hasto.

Menurut dia, pada tanggal 4 sampai 6 September mendatang, 129 kepala daerah yang menjadi peserta akan mendaftar ke KPUD.

"Di situlah mulai tahapan penting pengorbanan sebenarnya. Diperlukan energi dan endurance (daya tahan) untuk mampu melaksanakan tugas," kata Hasto.

Dengan sekolah partai, lanjut Hasto, terbangun solidaritas serta semangat belajar satu sama lain. Para peserta juga belajar tentang bagaimana strategi pemenangan pemilu hingga cara mengajak rakyat agar mau ke TPS.

"Sekolah partai ini baru proses awal karena medan perang sebetulnya ada di wilayah masing-masing," kata Hasto.

Hasto juga menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan para peserta mengikuti acara secara daring dari pagi hingga malam hari.

Begitu tingginya antusiasme peserta, penutupan yang dijadwalkan pukul 17.00 WIB harus diundur 5 jam.

"Antusiasme peserta sangat tinggi. Yang jelas, para peserta juga menjalani serangkaian tes. Ada pre test dan post test, plus tes psikotes juga," kata Hasto.

Peserta yang lulus, kata dia, masih akan mendapat penugasan khusus usai sekolah, bahkan DPP melakukan pemantauan pelaksanaan tugas.

Keberhasilan Adaptasi

Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat mengatakan penyelenggaraan sekolah partai kali ini menjadi istimewa karena di tengah pandemi COVID-19.

PDIP, ujar Djarot, berhasil melaksanakan proses adaptasi dengan melaksanakan kebiasaan baru tanpa perlu mengorbankan kualitas calon kepala daerahnya.

"PDI Perjuangan membuktikan diri sebagai partai pelopor yang ideologis yang memiliki tanggung jawab sejarah untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin kepala daerah yang mumpuni dan paham tata kelola pemerintahan daerah untuk mewujudkan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar NRI Tahun 1945," tegas Djarot.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdip Gibran Rakabuming Raka

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top