PDIP Klaim Sukses Mendidik Calon Kepala Daerah Ketimbang Bajak Kader

PDI Perjuangan singgung pentingnya pendidikan kader tanpa harus membajak anggota partai politik lain dalam upaya meningkatkan elektabilitas di pemilu.
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 05 Agustus 2019  |  19:09 WIB
PDIP Klaim Sukses Mendidik Calon Kepala Daerah Ketimbang Bajak Kader
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto bersama sejumlah kepala daerah dari partainya dan pengamat politik Hanta Yuda berbicara soal peluang PDIP dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, di Jakarta, Senin (5/8/2019). - Bisnis/Lalu Rahadian

Bisnis.com, JAKARTA - PDI Perjuangan singgung pentingnya pendidikan kader tanpa harus membajak anggota partai politik lain dalam upaya meningkatkan elektabilitas di pemilu.

Menurut Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, partainya sudah aktif melaksanakan sekolah untuk para calon kepala daerah sejak 2005. Para kepala daerah yang dinilai berhasil saat itu diundang untuk mengajar di sekolah.

Para pengajar di sekolah calon kepala daerah tak hanya berasal dari kader PDI Perjuangan, namun dari Gubernur, Bupati atau Wali Kota berprestasi lain. Mereka dipanggil untuk berbagi pengalaman dalam memimpin daerah.

"Inilah upaya kami menampilkan wajah politik yang membangun peradaban lewat mencetak kader partai yang baik," ujar Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Setelah mendapatkan pendidikan, calon kepala daerah kemudian berpartisipasi di Pilkada masing-masing wilayah. PDI Perjuangan mengklaim tak sedikit kepala daerah dari partai ini yang berhasil.

"Kepala daerah kami itu dididik, bukan kepala daerah yang dibajak dari parpol lain. Ini akhirnya menghasilkan kerja yang baik juga. Kami memperoleh hasil baik di pilkada yang senapas dengan pemilu legislatif dan Pilpres," katanya.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu Bambang DH mengatakan, partainya memang terus memperbaiki pola-pola rekrutmen calon kepala daerah sekaligus kaderisasi. Berbagai disiplin ilmu diterapkan seperti psikotest, fit and proper test, hingga pelatihan-pelatihan.

"Kita cek semuanya. Dari ideologinya, pemahaman atas wilayah yang dipimpin, dan komitmen terhadap Konstitusi negara kita," kata Bambang.

Hasilnya, PDI Perjuangan memenangkan 50,37 persen pilkada serentak sejak dilakukan 2015 lalu. Kemenangan itu juga menjadi modal PDI Perjuangan memenangkan Pileg dan Pilpres 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pdip, Pilkada Serentak

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top