Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pratikno: Tak Ada Reshuffle Besar-Besaran, Menteri Diminta Fokus ke Covid-19

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak ada ada reshuffle atau perombakan kabinet secara besar-besaran, karena semua menteri diminta tetap fokus bekerja menangani dampak pandemi Cocid-19.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 22 Agustus 2020  |  17:01 WIB
Loading the player ...
Keterangan Pers Menteri Sekretaris Negara 22 Agustus 2020 soal isu reshuffle besar/besaran Kabinet Jokowi. Video: Youtube Sekretariat Presiden

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak ada ada reshuffle atau perombakan kabinet secara besar-besaran, karena semua menteri diminta tetap fokus bekerja menangani dampak pandemi Cocid-19.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno menepis kabar yang menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo akan melakukan perombakan (reshuffle) kabinet besar-besaran. Menurutnya, kabinet saat ini tengah fokus untuk menangani krisis akibat pandemi Covid-19.

"Jadi kita semua terkejut dengan rilis yang mengatakan ada 18 menteri yang akan di-reshuffle. Itu tidak benar, karena hari-hari ini kita konsentrasi luar biasa untuk menghadapi krisis kesehatan dan krisis perekonomian," kata Pratikno dalam keteragan resminya Sabtu (22/8/2020).

Mensesneg menjelaskan bahwa seluruh menteri yang duduk di Kabinet Indonesia Maju beserta jajaran di bawahnya tengah bekerja keras untuk menangani dampak pandemi. Hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo agar jajarannya memanfaatkan momentum krisis untuk lompatan kemajuan.

"Pak Presiden selalu perintahkan kepada menteri untuk fokus bekerja, fokus menyelesaikan krisis, dan fokus membajak momentum krisis ini untuk melakukan lompatan kemajuan di segala bidang," jelasnya.

Pratikno menegaskan bahwa dirinya telah mengklarifikasi mengenai rumor reshuffle besar-besaran itu secara langsung kepada Jokowi pada Jumat (21/8/2020).

"Jadi itu yang sudah disampaikan Pak Presiden kepada saya juga, karena saya juga mengkonfirmasi perihal ini kepada beliau kemarin," imbuhnya.

Mensesneg pun mengingatkan bahwa masyarakat membutuhkan kerja cepat dan terfokus pemerintah untuk menghasilkan solusi dan mengatasi pandemi yang tengah berlangsung di Indonesia. Selain itu, para menteri juga akan terus bersinergi satu sama lain dalam menangani krisis.

"Saat ini rakyat Indonesia membutuhkan kecepatan kerja pemerintah dengan seluruh jajarannya dan juga dengan seluruh komponen bangsa agar kita bisa segera keluar dari krisis. Krisis kesehatan segera selesai, krisis perekonomian segera selesai, dan justru kita sekali lagi melakukan lompatan kemajuan ke depan. Jadi tolong kita semuanya fokus untuk bekerja," tandasnya.

Simak penjelasan selengkapnya penjelasan Menteri Sekretaris Negara Pratikno tersebut dari video akun Youtube Sekretariat Presiden di atas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Reshuffle Kabinet mensesneg covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top