Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gedung Putih dan Demokrat Sepakat Beleid Bantuan Covid-19 Rampung Minggu Ini

Kendati sepakat terkait dengan bantuan pandemi, kedua pihak masih saling bertolak belakang untuk beberapa isu lainnya.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  07:08 WIB
Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin memperlihatkan segel dan plakat Kedutaan Amerika Serikat (AS) yang baru, saat ia berdiri di samping Penasihat Senior Gedung Putih Senior Ivanka Trump selama upacara peresmian Kedutaan AS di Yerusalem, 14 Mei 2018. - Reuters
Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin memperlihatkan segel dan plakat Kedutaan Amerika Serikat (AS) yang baru, saat ia berdiri di samping Penasihat Senior Gedung Putih Senior Ivanka Trump selama upacara peresmian Kedutaan AS di Yerusalem, 14 Mei 2018. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin mengatakan Gedung Putih dan Partai Demokrat berharap kesepakatan tentang legislasi bantuan virus dapat rampung pada akhir minggu ini.

Kendati demikian, kedua pihak masih saling bertolak belakang untuk beberapa isu.

"Kami tidak berada pada titik dekat dengan kesepakatan, tetapi kami memang mencoba untuk menyetujui untuk menetapkan batas waktu," kata Mnuchin setelah pertemuan Selasa dengan Ketua DPR Nancy Pelosi dan pemimpin Senat Demokrat Chuck Schumer.

“Kami akan mencoba untuk mencapai kesepakatan secara keseluruhan, jika kami dapat memperolehnya, pada akhir minggu ini - sehingga undang-undang tersebut dapat disahkan minggu depan.”

Pelosi mengatakan dalam wawancara bersama PBS (4/7/2020) bahwa dia juga berharap kesepakatan bisa dicapai minggu ini sehingga undang-undang dapat disusun dan disahkan minggu depan.

"Kita harus memiliki perjanjian dan kita akan memiliki perjanjian," katanya.

Mnuchin dan Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows mengatakan bahwa Partai Republik akan menyetujui moratorium belanja pemerintah sampai akhir tahun, dan membuat penawaran yang fokus kepada asuransi pengangguran tambahan, salah satu poin utama dalam negosiasi antara Partai Republik dan Demokrat.

Sebelumnya, banyak anggota parlemen mengatakan mereka skeptis bahwa kesepakatan bisa diperoleh pada Jumat (7/8/2020).

Bahkan jika itu tercapai, pemungutan suara kemungkinan tidak akan diambil oleh DPR dan Senat pada minggu depan dan berarti akan ada kesenjangan dalam pembayaran klaim pengangguran yang aturannya telah habis Jumat lalu.

Schumer mengatakan kedua pihak bertukar proposal tertulis yang terperinci.

“Mereka telah membuat beberapa konsesi yang kami hargai. Kami membuat beberapa konsesi yang mereka hargai,” kata Schumer.

Namun, dia menambahkan bahwa pihak-pihak terkait masih jauh dari kata sepakat untuk banyak masalah.

Meadows dan Mnuchin mengatakan Presiden Donald Trump mempertimbangkan penggunaan hak otoritas eksekutif untuk beberapa bantuan virus jika tidak ada kesepakatan tercapai.

Trump mengatakan dia sedang mempertimbangkan tindakan sepihak atas belanja pemerintah, tunjangan pengangguran dan pajak gaji. Meadows mengungkapkan kebijakan pelonggaran di berbagai sektor yang dipaparkan Gedung Putih lebih substansial dibandingkan Partai Demokrat.

Pelosi dan Schumer mengungkapkan pihaknya akan kembali berbicara dengan Meadows pada hari ini, Rabu (5/8/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gedung putih partai demokrat Donald Trump

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top