Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dikaitkan Kasus Korupsi, Mantan Raja Spanyol Siap Tinggalkan Negaranya

Mantan raja Spanyol, Juan Carlos, akhirnya menyatakan siap meninggalkan negaranya beberapa minggu setelah dia dikaitkan dengan penyelidikan kasus dugaan korupsi.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 04 Agustus 2020  |  06:35 WIB
Bendera Spanyol - Istimewa
Bendera Spanyol - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan raja Spanyol, Juan Carlos, akhirnya menyatakan siap meninggalkan negaranya beberapa minggu setelah dia dikaitkan dengan penyelidikan kasus dugaan korupsi.

Menurut pihak Istana, Juan Carlos, 82, telah qmembuat pengumuman dalam sebuah surat kepada putranya, Felipe yang dia serahi kekuasaan enam tahun lalu seperti dikutip BBC.com, Selasa (4/8/2020).

Pada Juni lalu, Mahkamah Agung Spanyol memulai penyelidikan atas dugaan keterlibatan Juan Carlos dalam kontrak kereta api kecepatan tinggi dengan Arab Saudi.

Akan tetapi belum jelas kapan mantan raja akan meninggalkan Spanyol dan di mana dia akan tinggal.

Langkah itu merupakan jalan keluar yang memalukan bagi seorang raja yang tampaknya akan mencatat sejarah sebagai pemimpin Spanyol yang telah membawa negaranya dari kediktatoran menuju demokrasi setelah kematian Jenderal Franco pada tahun 1975, ujar koresponden BBC Eropa, Nick Beake.

Juan Carlos turun tahta pada tahun 2014 setelah hampir 40 tahun sebagai raja menyusul penyelidikan korupsi yang melibatkan suami putrinya dan kegiatan berburu gajah yang kontroversial yang dilakukan raja selama krisis keuangan Spanyol.

Dalam surat itu, mantan raja menulis bahwa dia telah membuat keputusan bahwa peristiwa masa lalu tertentu dalam kehidupan pribadinya membuat dia harus pergi dan memungkinkan putranya untuk menjalankan fungsinya sebagai raja dengan "tenang".

"Dipandu oleh keyakinan untuk melayani rakyat Spanyol, lembaga-lembaganya, dan Anda sebagai raja, saya memberi tahu Anda tentang keputusan saya saat ini untuk meninggalkan Spanyol,” tulisnya dalam surat tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

spanyol
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top