Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dalam 7 Bulan Terakhir, 1.688 Bencana Alam Terjadi di Indonesia, 250 Meninggal

Dari ribuan bencana itu, sebanyak 250 orang meninggal dunia, dan 430 luka-luka. Sedangkan 17 orang dinyatakan hilang.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 26 Juli 2020  |  22:34 WIB
Lumpur akibat banjir bandang menutupi landasan pacu Bandara Andi Jemma Masamba, Luwu Utara, Selasa (14/7/2020). Banjir bandang yang terjadi pada Senin (13/7/2020) tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas bandara terendam banjir dan berdampak pada lumpuhnya operasional penerbangan. ANTARA FOTO -
Lumpur akibat banjir bandang menutupi landasan pacu Bandara Andi Jemma Masamba, Luwu Utara, Selasa (14/7/2020). Banjir bandang yang terjadi pada Senin (13/7/2020) tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas bandara terendam banjir dan berdampak pada lumpuhnya operasional penerbangan. ANTARA FOTO -

Bisnis.com, JAKARTA  - Sepanjang periode Januari hingga 26 Juli 2020  tercatat telah terjadi 1.688 bencana alam di Indonesia.

Dari ribuan bencana itu, sebanyak 250 orang meninggal dunia, dan 430 luka-luka. Sedangkan 17 orang dinyatakan hilang.

Menurut data BNPB, akibat bencana alam itu juga telah membuat kerugian bagi sebanyak 3.728.785 orang yang harus mengungsi.

Adapun dampak kerugian akibat bencana alam di 2020 yakni 26.411 rumah rusak.

BNPB juga menguraikan jenis bencana alam yang paling banyak terjadi yakni banjir sebanyak y80 kali, kemudian puting beliung 460 kali, tanah longsor 345 kali, karhutla 155 kali.

Kemudian, gelombang pasang 23 kali, gempa bumi 11 kali dan erupsi gunung berapi 3 kali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bnpb bencana alam
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top