Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sedang Panas Lawan China, India Latihan Militer Bersama AS

India melakukan latihan militer bersama dengan AS di tengah ketegangan perbatasan dengan China.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Juli 2020  |  18:21 WIB
Dek penerbangan kapal induk Amerika Serikat Nimitz USS Abraham Lincoln./Antara - Reuters
Dek penerbangan kapal induk Amerika Serikat Nimitz USS Abraham Lincoln./Antara - Reuters

Bisnis.com, NEW DELHI – India dan Amerika Serikat mempererat kerja sama militer ketika sejumlah kapal Angkatan Laut negara Asia Selatan itu menggelar latihan gabungan dengan pasukan dari kapal induk Amerika Serikat, USS Nimitz di Samudra Hindia mulai Senin (20/7/2020).

Latihan gabungan itu dilakukan saat situasi di Laut China Selatan memanas, khususnya antara China dan negara-negara di kawasan, serta AS, yang mengirimkan dua kapal induk, USS Nimitz dan USS Ronald Reagan, ke perairan tersebut.

Hubungan India dengan China juga tegang setelah bulan lalu terjadi bentrokan maut di perbatasan kedua yang disengketakan kedua negara, sehingga India didorong menjalin kerja sama yang lebih erat dengan AS dan negara-negara sekutunya, termasuk Jepang, untuk menyeimbangkan keamanan di kawasan.

Laksamana Muda Jim Kirk, komandan grup tempur Kapal Induk Nimitz, men gemukakan bahwa latihan gabungan dengan Angkatan Laut India itu membantu meningkatkan pertukaran informasi dan pengalaman kedua pasukan.

Latihan itu digelar di dekat kepulauan Andaman dan Nikobar, India, yang berdekatan dengan Selat Malaka. India mempunyai pangkalan militer di kepulauan tersebut.

"Angkatan Laut AS dan India menggelar latihan kelas atas yang diatur untuk memaksimalkan pelatihan dan interoperabilitas [pertukaran informasi dan pengalaman], termasuk pertahanan udara," tulis Angkatan Laut AS dalam keterangannya sebagaimana dikutip Antara dari Reuters pada Selasa (21/7/2020).

Lebih lanjut, disebutkan bahwa kelompok tempur Kapal Induk Nimitz dikirimkan ke Samudera Hindia untuk mendukung kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Tahun ini India dijadwalkan menjadi tuan rumah untuk latihan gabungan dengan AS dan Jepang di Teluk Benggala, yang kemungkinan juga akan menyertakan Australia. China sebelumnya menentang latihan militer multilateral semacam itu dilakukan di kawasan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china india militer as

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top