Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

RSKI Covid-19 Pulau Galang Butuh Alat Olahraga dan Sarana Hiburan

Fasilitas nonmedis tersebut diperlukan untuk memberikan dukungan moril bagi tenaga kesehatan yang bertugas di RSKI.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 17 Juli 2020  |  13:51 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kiri), didampingi Kepala BNPB Doni Monardo (kanan), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) serta Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga memberikan keterangan pers saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (1/4/2020). Kunjungan kerja tersebut untuk memastikan kesiapan rumah sakit yang akan mulai beroperasi pada Senin 6 April 2020 mendatang. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan - foc.
Presiden Joko Widodo (kedua kiri), didampingi Kepala BNPB Doni Monardo (kanan), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) serta Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga memberikan keterangan pers saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (1/4/2020). Kunjungan kerja tersebut untuk memastikan kesiapan rumah sakit yang akan mulai beroperasi pada Senin 6 April 2020 mendatang. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan - foc.

Bisnis.com, JAKARTA – Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 Pulau Galang membutuhkan sejumlah fasilitas tambahan agar siap menerima pasien dari luar Batam.

Mayor Jenderal TNI Irwansyah, Pangdam I/ Bukit Barisan, menjelaskan RSKI membutuhkan tambahan fasilitas baik paramedis maupun non medis. Fasilitas yang dibutuhkan itu termasuk alat olahraga dan hiburan.

Pasalnya, jelas dia, fasilitas tersebut diperlukan untuk memberikan dukungan moril bagi tenaga kesehatan yang bertugas di RSKI.

"Moril tenaga kesehatan yang bertugas di sana diharapkan tetap terjaga dan tetap semangat membantu para pasien Covid-19," jelasnya dalam konferensi pers, Jumat (17/7/2020).

RSKI Pulau Galang dibangun di atas area seluas 80 hektare dan sudah dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti laboratorium, kamar jenazah, gedung skrining, laundry, farmasi, helipad, power house, dan asrama untuk tenaga kesehatan. Rumah sakit ini memiliki daya tampung sampai 360 orang dengan 20 di antaranya untuk unit perawatan intensif atau intensive care unit (ICU).

Irwansyah menuturkan saat ini RSKI Pulau Galang sudah mendapatkan bantuan 1 alat PCR dan 2 alat bilik swab yang sudah terpasang dan telah uji fungsi. Pihak RSKI Pulau Galang juga sudah melatih tenaga operatornya sehingga alat tersebut bisa digunakan secara maksimal.

Dengan begitu, jelasnya, diharapkan rumah sakit ini siap untuk menampung pasien dari daerah lain.

“Rencana ke depan, RSKI Pulau Galang juga sudah siap menerima rujukan dari manapun. Kami juga akan berkoordinasi dengan Pemda Batam untuk memaksimalkan fungsi RS ini sehingga RS di Batam lainnya bisa digunakan untuk pelayanan pasien non Covid-19,” imbuhnya.

RSKI Pulau Galang diresmikan pada 6 April oleh Presiden Joko Widodo. Hingga hari ini, rumah sakit itu tercatat telah merawat 434 orang yakni masih dirawat sebanyak 62 orang, dipulangkan 370 orang dan masih dalam rujukan 2 orang.

“Mayoritas pasien merupakan penduduk Batam dan sekitarnya, ada juga dari warga negara asing yang berdomisili dan bekerja di Batam,” jelas Irwansyah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batam rumah sakit Virus Corona covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top