Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Duda Berpeluang Kembali Menangkan Pilpres Polandia

Hasil exit poll mencerminkan peluang kemenangan bagi Duda untuk kembali memimpin Polandia.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 13 Juli 2020  |  06:49 WIB
 Presiden Polandia Andrzej Duda/Janek Skarzynski-Bloomberg-/AFP - Getty Images
Presiden Polandia Andrzej Duda/Janek Skarzynski-Bloomberg-/AFP - Getty Images

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Polandia Andrzej Duda berpeluang kembali memenangkan pemilu.

Hasil jajak pendapat akhir atau exit poll menunjukkan sang petahana mengalahkan penantang liberalnya, Rafal Trzaskowski, dengan dukungan 50,8 persen berbanding 49,2 persen.

Angka yang dirilis sekitar tengah malam waktu Warsawa itu didasarkan pada jajak pendapat yang luas dengan margin of error 2 persen.

Artinya, hasilnya masih belum pasti dan meski suara Duda sedikit membaik, persentase kemenangannya diperkirakan hanya 50,4 persen.

Kedua kandidat memberikan pidato Minggu malam dengan keyakinan akan memenangkan pemilu. Diperkirakan kepastian hasil pemilu baru diperoleh Senin sore atau bahkan Selasa besok.

"Semua suara perlu dihitung dan pada kenyataannya akan membuat malam ini menjadi menegangkan bagi semua orang di Polandia," kata Trzaskowski, wali kota Warsawa, kepada para pendukung seperti dikutip theguardian.com, Senin (13/7/2020).

Trzaskowski mengaku yakin akan menang kalau semua suara dihitung.

Rafal Trzaskowski saat kampanye pada 26 June 2020/Piotr Malecki-Bloomberg

Hasil pemilu dipandang penting untuk arah masa depan Polandia dan hubungannya dengan seluruh Eropa.

Duda bersekutu dengan partai Hukum dan Keadilan yang berkuasa (PiS), dan kemenangan baginya akan memberi PiS kendali atas sebagian besar kekuasaan selama beberapa tahun lagi.

Hal itu memungkinkan Duda melanjutkan agenda yang telah memangkas aturan hukum dan peradilan.

Kebebasan telah menempatkan Polandia pada jalur bermusuhan dengan Uni Eropa.

Jika Trzaskowski menang, dia akan dapat menggunakan hak veto presiden untuk menghalangi agenda legislatif PiS.

Kondisi itu akan menggambarkan wajah Polandia yang lebih liberal dan pro-Uni Eropa ke dunia luar.

Para analis mengatakan jika hasil akhirnya sedekat yang diperkirakan maka akan ada tantangan yang panjang dan sengit akibat polarisasi dukungan.

“Situasi ini menguntungkan Andrzej Duda: bukan hanya karena dia sedikit memimpin, tetapi juga karena sebagian besar lembaga negara, selama lima tahun terakhir, menjadi sangat terpolitisasi dan tunduk pada partai yang berkuasa termasuk Mahkamah Agung yang akan mengumumkan hasil akhir pemilihan,” kata Piotr Buras dan Pawel Zerka, dari Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri dalam sebuah pernyataan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polandia

Sumber : TheGuardian.com

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top