Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kejagung: Benny Tjokro Pinjam Puluhan Miliar ke Bank Mayapada

BPK mencatat Benny Tjokro beberapa kali melakukan peminjaman uang ke Bank Mayapada Internasional Tbk.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 08 Juli 2020  |  13:39 WIB
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengelolaan dana dan penggunaan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang juga Direktur Utama PT Hanson Internasional Tbk. Benny Tjokrosaputro saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (3/6/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengelolaan dana dan penggunaan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang juga Direktur Utama PT Hanson Internasional Tbk. Benny Tjokrosaputro saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (3/6/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung menyebut terdakwa kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya Benny Tjokrosaputro beberapa kali meminjam uang dari PT Bank Mayapada International Tbk. Pinjaman Benny Tjokro disebut bernilai puluhan miliar.

Uang pinjaman dari PT Bank Mayapada International Tbk tersebut digunakan Benny Tjokrosaputro untuk modal usaha.

Hal itu disampaikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Kejagung Febrie Adriansyah, Rabu (8/7/2020).

Kendati demikian, Febrie tidak menjelaskan detail nominal uang yang dipinjam Benny Tjokro dari PT Bank Mayapada International Tbk.

"Berdasarkan catatan BPK, memang ada catatan beberapa kali terdakwa BT ini meminjam uang dari Bank Mayapada, tetapi saya lupa angka pastinya," tutur Febrie.

Febrie memastikan sejauh ini belum ada fakta hukum yang mengarah keterlibatan PT Bank Mayapada International Tbk dalam kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Seperti diketahui, kasus Jiwasraya ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp16,81 triliun.

"Faktanya memang belum ada yang mengarah ke sana. Tetapi memang ada saksi dari Mayapada yang pernah diperiksa terkait kasus korupsi AJS ini," kata Febri.

Febrie mengatakan tim penyidik tidak hanya berhenti menetapkan 13 korporasi sebagai tersangka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mayapada dato sri tahir Benny Tjokrosaputro
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top