Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Privasi Pelanggan Dilanggar, OVO Sampaikan Permintaan Maaf

Permintaan maaf itu menyusul sebelumnya muncul kasus seorang karyawan Ovo menghubungi nomor whatsApp pelanggan tersebut mengajak berkenalan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 03 Juli 2020  |  21:10 WIB
Ilustrasi privasi
Ilustrasi privasi

Bisnis.com, JAKARTA - Manajemen Ovo menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tindakan salah satu karyawannya yang menghubungi pelanggan untuk berkenalan.

Tindakannya karyawan itu dinilai sebagai pelanggaran privasi dari pelanggan.

Di akun twitter resminya, mereka memberikan pernyataan permintaan maaf secara terbuka.

Permintaan maaf itu menyusul sebelumnya muncul kasus seorang karyawan Ovo menghubungi nomor whatsApp pelanggan tersebut mengajak berkenalan.

Tindakan itu membuat pihak keluarga keberatan dan mengadukan ke Ovo karena dinilai melakukan pelanggaran privasi.

Berikut pernyataan permintaan maaf lengkap Ovo :

Pertama-tama, kami mohon maaf atas terjadinya ketidaknyamanan terkait dengan layanan Ovo. Ovo berkomitmen untuk melindungi privasi data pengguna, sesuai dengan tujuan perusahaan untuk terus memberikan layanan keuangan terbaik bagi masyarakat Indonesia.

Tindakan oknum karyawan tersebut merupakan pelanggaran berat dari prosedur yang ditetapkan oleh perusahaan terkait perlindungan data pengguna. Dan saat ini yang bersangkutan sudah tidak berstatus karyawan Ovo.

Terima kasih atas semua masukan dan kritik, Ovo akan terus memastikan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.

Ovo juga menegasikan jika mereka akan terus memberikan perlindungan bagi para penggunanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelanggan ovo
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top