Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Korupsi Jiwasraya: Kejagung Fokus Periksa Pejabat dan Eks Pejabat OJK pada Pekan Ini

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah mengatakan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dari pihak OJK terkait kasus Jiwasraya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 01 Juli 2020  |  20:21 WIB
Karyawan berada di dekat logo Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan berada di dekat logo Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) bakal memeriksa seluruh pejabat maupun mantan pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang terkait dengan kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah mengatakan bahwa selama sepekan ini, tim penyidik akan terus memeriksa seluruh pejabat maupun eks pejabat yang mengetahui peristiwa korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

"Kalau dilihat, untuk OJK ini memang bakal ada prioritas pemeriksaan selama sepakan ini. Kami akan terus periksa OJK pekan ini," kata Febrie, Rabu (1/7/2020).

Menurutnya, semua pejabat dan mantan pejabat OJK yang diperiksa akan dimintai keterangannya terkait prosedur pengawasan dan SOP OJK kepada PT Asuransi Jiwasraya.

Dia juga mengatakan tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka baru dari pihak OJK terkait kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya, sepanjang ditemukan dua alat bukti yang cukup.

"Jadi kami akan dalami prosedural mengenai SOP, pengawasan di dalamnya. Jadi konsentrasinya di pekan ini pasti akan ke OJK," ujarnya.

Seperti diketahui, sebelumnya OJK telah menetapkan Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya yang merugikan keuangan negara sebesar Rp16,81 triliun.

Fakhri Hilmi ditetapkan jadi tersangka bersamaan dengan penetapan tersangka 13 perusahaan Manager Investasi (MI) pada Kamis 25 Juni 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi OJK kejagung Jiwasraya
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top