Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Produksi Mobil di Inggris Anjlok 95 Persen pada Mei

Terhentinya aktivitas pabrik akibat pandemi virus corona (Covid-19) menggiring produksi mobil di Inggris terjun ke level terendah.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 26 Juni 2020  |  08:17 WIB
Pabrikan mobil Inggris terbesar ini memperkenalkan uji coba live mobil swakemudi dengan mata yang mempelajari pejalan kaki. - JAGUARLANDROVER
Pabrikan mobil Inggris terbesar ini memperkenalkan uji coba live mobil swakemudi dengan mata yang mempelajari pejalan kaki. - JAGUARLANDROVER

Bisnis.com, JAKARTA – Terhentinya aktivitas pabrik akibat pandemi virus corona (Covid-19) menggiring produksi mobil di Inggris terjun ke level terendah.

Produksi mobil di Inggris jatuh ke level terendah untuk bulan Mei sejak tahun 1946 setelah banyak produsen mobil harus menganggurkan pabrik-pabrik mereka guna membantu menekan angka persebaran infeksi corona.

Dilansir Bloomberg, asosiasi perdagangan Inggris Society of Motor Manufacturers and Traders (SMMT) melaporkan output mobil jatuh 95 persen menjadi hanya 5.314 kendaraan pada Mei 2020. Meski demikian, jumlah ini jauh lebih besar dari hanya 197 mobil pada April.

Industri otomotif Inggris seakan terbangun dengan terhuyung-huyung dari kemandekan pada puncak krisis kesehatan global ini. Setelah ditutup pada pertengahan Maret, dealer-dealer memulai kembali aktivitasnya bulan ini.

Sementara itu, pabrikan ternama seperti Jaguar Land Rover, Nissan Motor Co., dan Honda Motor Co. telah secara bertahap melanjutkan produksi dengan tetap memberlakukan langkah-langkah jaga jarak sosial (social distancing).

SMMT menegaskan kembali seruannya kepada pemerintah agar mendukung upaya industri untuk pulih dari dampak lockdown karena pandemi virus mematikan itu.

“Satu dari enam pekerja berisiko. Industri otomotif Inggris mempekerjakan lebih dari 168.000,” tutur SMMT. Pabrikan-pabrikan mobil telah mengumumkan 6.000 pemutusan kerja hingga kini dan merumahkan sebagian pekerja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mobil inggris ekonomi inggris

Sumber : bloomberg

Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top