Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Per 1 Juli, Turis Bisa Masuk Uni Eropa, Kecuali Dari Negara ini

Angka terbaru dari badan kesehatan UE, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa, menyoroti Brasil, Peru, Chili, Panama, dan Arab Saudi sebagai negara dengan tingkat pemberitahuan kasus tertinggi.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 24 Juni 2020  |  20:43 WIB
Lambang Uni Eropa terpampang di depan gedung Parlemen Eropa di Brussels, Belgia, Rabu (27/5/2020). - Bloomberg/Geert Vanden Wijngaert
Lambang Uni Eropa terpampang di depan gedung Parlemen Eropa di Brussels, Belgia, Rabu (27/5/2020). - Bloomberg/Geert Vanden Wijngaert

Bisnis.com, JAKARTA - Duta Besar Uni Eropa merencanakan pembukaan kembali perbatasan eksternal pada 1 Juli 2020.

Sejumlah negara Eropa tertarik untuk membuka diri bagi para turis, namun beberapa negara juga masih waspada terhadap penyebaran virus corona.

Amerika Serikat menjadi negara yang memiliki kasus tertinggi, sehingga kemungkinan orang Amerika akan dilarang masuk. Brasil, Rusia, dan negara-negara lain dengan tingkat infeksi tinggi juga tidak dimasukkan dalam daftar aman.

Kendati begitu, saat ini UE belum sepakat untuk menyetujui negara mana saja yang telah memenuhi standar kesehatan.

Angka terbaru dari badan kesehatan UE, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa, menyoroti Brasil, Peru, Chili, Panama, dan Arab Saudi sebagai negara dengan tingkat pemberitahuan kasus tertinggi.

Mengutip BBC, Rabu (24/6/2020),Rusia dan AS memiliki tingkat kasus per 100.000 penduduk yang lebih rendah tetapi masih lebih tinggi daripada sebagian besar Eropa. AS telah mencatat 2,3 juta infeksi, dan 120.000 kematian dan kasus meningkat di beberapa negara.

Komisi Eropa hanya menyarankan para duta besar untuk mempertimbangkan negara-negara yang sebanding atau lebih baik daripada rata-rata UE dalam hal infeksi baru, tren infeksi baru, serta pengujian dan penelusuran.

Laporan mengatakan negara-negara anggota menilai dua daftar yang berbeda. Situs web Politico mengatakan satu negara tertutup dengan kurang dari 16 kasus per 100.000 orang, dan yang lainnya hingga 20 kasus, termasuk Kanada dan Turki.

The New York Times mengatakan daftar itu akan direvisi setiap dua minggu, sehingga AS dapat ditambahkan kemudian.

Kriteria lain yang juga dipertimbangkan adalah timbal balik dan tautan ke UE. Perancis menginginkan UE untuk memberikan akses hanya ketika negara itu membalas dengan negara-negara lain, sementara Spanyol dikatakan ingin membuka kembali perbatasan dengan negara tetangga, Maroko.

Awal bulan ini Komisi Eropa juga menekankan bahwa membuka kembali perbatasan dengan negara-negara non-UE di Balkan Barat adalah prioritas mulai 1 Juli.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uni eropa Virus Corona
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top