Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dorong Perdamaian Afghanistan-Taliban, Menlu Retno Intens Lakukan Ini

Fokus pembicaraan Menlu Retno adalah mendorong pencegahan tindak kekerasan, pelepasan tawanan baik Taliban maupun pemerintah Afghanistan.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 10 Juni 2020  |  17:29 WIB
Ilustrasi - Serangan taliban di Afghanistan - Reuters
Ilustrasi - Serangan taliban di Afghanistan - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi terus berkomunikasi intens dengan Afghanistan untuk mendorong perdamaian antara pemerintah setempat dengan Taliban.

Direktur Timur Tengah Achmad Rizal Purnama mengatakan hal ini terungkap setelah Menlu Retno berkomunikasi dengan utusan khusus Amerika Serikat untuk Afghanistan.

Fokus pembicaraan Menlu Retno adalah mendorong pencegahan tindak kekerasan, pelepasan tawanan baik Taliban maupun pemerintah Afghanistan.

"Dan yang paling penting Intra-Afghan negotiation. Saat ini fokus pembicaraan mereka tentu bagaimana memastikan proses perdamaian pada akhir Februari bisa langsung dirasakan di lapangan," tuturnya, Rabu (10/6/2020).

Dialog Intra-Afghan dikenal sebagai kesepakatan antara Taliban dan pemerintah terpilih Afghanistan untuk melakukan gencatan senjata. Hal ini juga berkaitan dengan perjanjian perdamaian atau comprehensive peace agreement (CPA) antara AS dan Taliban yang sudah berperang hingga 20 tahun.

Indonesia bersama dengan empat negara lainnya, Qatar, Uzbekistan, Jerman dan Norwegia (QUINT) menegaskan pentingnya kepemimpinan AS sehingga solusi perdamaian yang lestari bisa tercapai.

"Sore nanti Bu Menlu juga akan berkomunikasi dengan Menlu Afghanistan untuk membahas hal yang sama untuk menindaklanjuti pembicaraan."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenlu taliban afganistan
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top