Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tahun Ajaran Baru 2020 : Kak Seto Sebut Kesehatan dan Keselamatan Siswa yang Utama

Psikolog anak Seto Mulyadi mengapresiasi kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan nterkait tahun ajaran baru dan menekankan kesehatan serta keselamatan anak didik adalah yang utama.
Devi Sri Mulyani
Devi Sri Mulyani - Bisnis.com 07 Juni 2020  |  08:08 WIB
Seorang siswi kelas 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melakukan kegiatan belajar mengajar menggunakan internet di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/4/2020). - ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Seorang siswi kelas 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melakukan kegiatan belajar mengajar menggunakan internet di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/4/2020). - ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA — Psikolog anak Seto Mulyadi mengapresiasi kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang menyatakan bahwa tahun ajaran baru bukan berarti siswa harus masuk sekolah di tengah pandemi Covid-19.

“Kami memberikan apresiasi terhadap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang sudah menegaskan dengan jelas bahwa tahun ajaran baru bukan berarti harus sudah masuk sekolah. Jadi, sekolah itu tidak harus juga keluar rumah, tergantung situasi dan kondisi,” paparnya dalam keterangan resmi, Minggu (7/6/2020).

Kak Seto, panggilan akrabnya, mengungkapkan hal yang paling penting adalah kesehatan dan keselamatan hidup dari para peserta didik.

“Jangan sampai anak-anak mengejar supaya bisa ketemu teman-temannya justru membuat korban tambah banyak. Saya kira itu harus diperhitungkan semua,” imbuhnya.

Namun, Kak Seto mengingatkan untuk mendukung pendidikan jarak jauh, modul-modul pembelajaran yang disiapkan pemerintah harus tetap disosialisasikan kepada masyarakat, khususnya menyangkut standar kompetensi yang harus dicapai serta kelulusan.

Masa pandemi Covid-19 dinilainya dapat menjadi momentum untuk mengajarkan etika yang bisa langsung dipraktikkan anak di dalam keluarga. Anak-anak bisa langsung mempraktikkan cara menghormati orang tua, saudara, asisten rumah tangga, serta belajar bekerja sama dan membantu orang lain.

“Pendidikan tidak semata harus berada di sekolah, tetapi di mana saja. Pendidikan jalur formal dan non formal saling melengkapi dan menggantikan sehingga saat ini tidak perlu ada kebingungan,” ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sekolah Virus Corona
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top