Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Risma Sesalkan Bantuan 2 Unit Lab Mobile PCR Dialihkan ke Daerah Lain

Menurut Risma, bantuan mobil mesin tes Polymerase Chain Reaction (PCR) tersebut diprioritaskan untuk wilayah Surabaya mengingat kebutuhan tes sangat tinggi sesuai dengan jumlah kasus yang terjadi
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 29 Mei 2020  |  22:48 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. - Bisnis/Peni Widarti
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyesalkan tindakan Gugus Tuga Covid-19 Jawa Timur yang mengalihkan 2 unit Lab Mobile PCR bantuan BNPB ke daerah lain.

Menurut Risma, bantuan mobil mesin tes Polymerase Chain Reaction (PCR) tersebut sebetulnya diprioritaskan untuk wilayah Surabaya mengingat kebutuhan tes sangat tinggi sesuai dengan jumlah kasus yang terjadi.

"Teman-temen lihat sendiri kan, ini (percakapan Whatsapp) bukti permohonan saya dengan Pak Doni [Kepala Gugus Tugas Covid-19 Doni Monardo]. Jadi ini saya sendiri yang memohon kepada beliau. Kasihan pasien-pasien yang sudah menunggu,” kata Risma seperti dikutip dalam rilis, Jumat (29/5/2020).

Mendengar kabar dialihkannya 2 unit mobil PCR ke Lamongan dan Tulungagung, Risma pun akhirnya langsung berkoordinasi dan menghubungi berbagai pihak yang telah dimintai bantuan untuk mendatangkan mobil laboratorium tersebut.

Risma juga melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo. 

Dalam bukti chat WhatsApp antara Risma dengan Doni bertuliskan permohonan bantuan alat fast lab untuk Kota Surabaya, dan Doni pun menyanggupinya dan berjanji akan mempercepat proses pengirimannya. 

Doni juga berjanji mengecek keberadaan mobil tersebut karena memang 2 mobil bantuan itu diprioritaskan untuk Kota Surabaya. Hanya saja, Pemkot Surabaya meminta media untuk tidak menyebarkan bukti chat ke publik.

Kabar pengalihan bantuan ini mendapat perhatian cukup luas di media sosial. Frasa 'Bu Risma' menjadi trending topic di media sosial Twitter. Beberapa cuitan menampilkan video Risma sedang bercakap via telpon dengan nada kecewa. Hingga pukul 10.45 WIB, cuitan warganet soal 'Bu Risma' mencapai lebih dari 6.000 cuitan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

walikota surabaya tri rismaharini surabaya covid-19
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top