Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dikira Ada Bintang di Siang Hari, Warganet Sebut Tenyata Balon Udara Ponorogo

Ternyata, diketahui bahwa titik berwarna putih yang tampak di langit itu adalah balon udara ponorogo, bukanlah bintang seperti yang disangkakan beberapa orang.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 27 Mei 2020  |  13:13 WIB
Balon udara - Istimewa
Balon udara - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Media sosial diramaikan dengan kabar adanya bintang di siang hari di langit wilayah Jawa.

Ternyata, diketahui bahwa titik berwarna putih yang tampak di langit itu adalah balon udara ponorogo, bukanlah bintang seperti yang disangkakan beberapa orang.

Kejadian itu muncul pada hari raya Idul Fitri 24 Mei 2020 lalu.

Menurut Solopos, masyarakat Tasikmadu, Karanganyar dibuat heboh dengan kemunculan benda diduga bintang di siang hari. Dari video yang diterima Solopos.com pada Minggu (24/5/2020) terlihat ibu-ibu dibuat heran dengan adanya bintang tersebut.

Salah satu warga di video yang berdurasi 34 detik ini mengatakan ada empat bintang yang muncul pada siang hari ini atau bertepatan pada hari pertama Idulfitri 1441 H/2020. Tak hanya di Karanganyar, warga Sragen juga melihat titik putih yang mereka sebut sebagai bintang tersebut.

"Siji, loro, telu, papat. Sing etan telu [Satu, dua, tiga, empat. Yang timur ada tiga]," kata salah satu ibu-ibu dalam video tersebut.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, kemunculan titik putih pada siang hari yang disebut-sebut sebagai bintang ini berukuran sangat kecil.

Dirangkum dari berbagai sumber, kemuculan bintang pada siang hari sangat mungkin terjadi. Tetapi, hal ini sulit untuk dilihat dengan mata telanjang.

Hal tersebut bisa terjadi lantaran adanya matahari pada siang hari yang menyinari sebagian Bumi yang menyebabkan atmosfer menjadi sangat terang. Cahaya tersebut nantinya akan berubah menjadi berbagai macam spektrum warna. Namun, karena cahaya matahari yang sangat terang membuat manusia sangat sulit untuk melihat cahaya yang berasal dari bintang.

Sementara itu, warganet mengatakan titik putih itu merupakan balon udara yang diterbangkan pada saat lebaran di Ponorogo. Meski sudah dilarang masih banyak yang tiap tahun menerbangkan balon tersebut, demikian dicuit oleh salah satu pengguna twitter.

Dikutip dari Antara, festival Balon Udara di Ponorogo masyarakat Ponorogo awalnya menyebut tradisi Balon Lebaran dengan "umbulan" atau "ombolan", yang berarti menerbangkan seperti bulan, dan dengan perkembangan zaman kini disebut balon. Tradisi ini digelar di Lapangan Nongkodono, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada H+7 Lebaran.

Nilai filosofi kehidupan yang ada pada Balon Lebaran Ponorogo adalah balon yang diterbangkan oleh banyak orang secara gembira menggunakan api, sehingga dapat menerbangkan balon hingga ke awan yang menghitam.

Asap yang berarti dosa bermakna manusia selama hidup tidak luput dari kesalahan dan dosa, sehingga dalam ajaran Islam bahwa Idul Fitri adalah waktu di mana manusia kembali suci dan diampuninya kesalahan dan dosa seperti bayi yang baru lahir.

Berikut beberapa komentar warganet soal balon udara Ponorogo itu:

Jadi ini yang kemarin ku kira bintang ternyata balon udara dong wkwk dan itu salah satu tradisi di daerah Wonosobo dan Ponorogo pas lebaran. Lalu keesokan harinya balonnya jatuh di beberapa daerah di Klaten Utara.

Ternyata bintang di siang hari Pas Hari Raya Lebaran
minggu 24 mei 2020 yg sempat bikin heboh masyarakat jogja, dan sekitarnya Adalah festival balon udara dr ponorogo Syukurlah....

Siang siang kok banyak bintang

Ada yg lihat banyak titik putih di langit hari ini engga, ada yg bergerak juga, itu apa ?

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ponorogo balon udara
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top