Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jaringan Hotel Accor Pangkas 800 Tenaga Kerja di Timur Tengah dan Afrika

Pemilik jaringan hotel, Accor SA, memangkas 800 tenaga kerja di Timur Tengah dan Afrika karena dampak dari pandemi virus corona.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 27 Mei 2020  |  15:32 WIB
Ilustrasi - accorhotels/group.com
Ilustrasi - accorhotels/group.com

Bisnis.com, JAKARTA – Pemilik jaringan hotel, Accor SA, memangkas 800 tenaga kerja di Timur Tengah dan Afrika karena dampak dari pandemi virus Corona.

Chief executive officer Accor wilayah Timur Tengah dan Africa, Mark Willis, mengatakan bahwa sebagian besar dari 25.000 karyawannya yang bekerja di wilayah tersebut dirumahkan atau mendapat pengurangan jam kerja.

“Meskipun lingkungan global tetap sulit bagi industri, tanda-tanda positif mulai muncul di Uni Emirat Arab dan Arab Saudi,” katanya. "Anda dapat merasakan gelombang positif di Dubai khususnya."

Negara-negara Teluk Arab telah mulai mengurangi langkah-langkah pembatasan. Arab Saudi berencana untuk mengurangi pembatasan secara bertahap dan kembali normal pada 21 Juni.

Sementara itu, Dubai memperpendek pembatasan pada pergerakan malam hari dan memungkinkan bisnis seperti tempat olahraga dan bioskop dibuka kembali. Kuwait juga mengumumkan tidak akan memperpanjang jam malam.

Meski begitu, firma riset STR Global memperkirakan bahwa 30 persen tenaga kerja di industri perhotelan Dubai akan hilang selama musim panas hingga permintaan kembali pulih.

Willis mengatakan meskipun hotel di UEA telah penuh dengan kapasitas yang berkurang, Accor tidak berencana untuk menaikkan harga untuk saat ini.

"Jelas harga didorong oleh permintaan dan selama 6 bulan ke depan, 9 bulan sebelum kita kembali ke kondisi normal, permintaan itu akan kembali, tetapi akan kembali dengan lambat,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

accor phk

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top