Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pelonggaran PSBB Berisiko Tingkatkan Kasus Positif Covid-19

Penurunan angka penyebaran Covid-19 bakal mundur melampaui prediksi awal yaitu Juni 2020 akibat pelonggaran PSBB.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 26 Mei 2020  |  18:42 WIB
Pengendara kendaraan pribadi saat jam pulang kerja memadati jalanan di Jakarta, Rabu (6 - 5). Sebanyak 899 perusahaan di DKI Jakarta masih melanggar aturan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dari jumlah tersebut, sebanyak 153 perusahaan yang melanggar dihentikan sementara operasionalnya. BISNIS.COM
Pengendara kendaraan pribadi saat jam pulang kerja memadati jalanan di Jakarta, Rabu (6 - 5). Sebanyak 899 perusahaan di DKI Jakarta masih melanggar aturan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dari jumlah tersebut, sebanyak 153 perusahaan yang melanggar dihentikan sementara operasionalnya. BISNIS.COM

Bisnis.com, JAKARTA - Pelonggaran aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) oleh pemerintah berpotensi meningkatkan jumlah kasus positif virus Corona (Covid-19) jika tidak disertai dengan pengawasan yang baik.

Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof. Amin Soebandrio mengatakan pemerintah perlu melakukan pengawasan yang lebih komprehensif dengan memastikan pelonggaran masih berjalan di dalam koridor PSBB agar risiko peningkatan jumlah kasus positif bisa diminimalisir.

"Untuk itu, aparat pemerintahan dapat melakukan pengawasan serta memberikan teguran kepada masyarakat yang melewati batas koridor PSBB. Bukan untuk menegakkan hukum secara keras, tetapi lebih kepada menjaga pelonggaran yang masih berada di dalam koridor," ujar Amin kepada Bisnis, Selasa (26/5/2020).

Dengan pengawasan yang maksimal dan efektif terhadap pelonggaran PSBB yang dilakukan, pemerintah diyakini dapat mencapai dua hal yaitu pertama, peningkatan produktivitas ekonomi. Kedua, keamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

Amin menambahkan baik pemerintah maupun sektor-sektor lain perlu meningkatkan pemahaman masyarakat pada umumnya melalui penyampaian yang mudah dicerna sehingga pencegahan Covid-19 bisa dilakukan dengan penuh kesadaran di tengah pelonggaran PSBB yang dilakukan.

"Soalnya, yang jadi masalah bukan aturan, tapi pada penerapannya," ujar Amin.

Sebelumnya, Amin memperkirakan penurunan angka penyebaran Covid-19 bakal mundur melampaui prediksi awal yaitu Juni 2020 akibat pelonggaran penerapan PSBB yang dilakukan pemerintah.

Menurutnya, pelonggaran PSBB tersebut berdampak pada pergeseran waktu puncak penyebaran Covid-19 yang awalnya diperkirakan akhir Mei menjadi Juni 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top