Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Inggris Anjurkan Masyarakat Rayakan Idulfitri di Rumah

Pemerintah Inggris menganjurkan ,asyarakat agar merayakan Idulfitri tahun ini di rumah.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 23 Mei 2020  |  17:17 WIB
Wali Kota London Sadiq Khan termasuk yang akan merayakan Lebaran di rumah saja akibat pandemi corona. - Bloomberg
Wali Kota London Sadiq Khan termasuk yang akan merayakan Lebaran di rumah saja akibat pandemi corona. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Layaknya di Indonesia, muslim di Inggris juga bersiap merayakan Idulfitri jarak jauh pada akhir pekan ini. Sebagian besar masjid akan mengadakan ibadah dan doa secara virtual selama kebijakan lockdown akibat pandemi corona diperpanjang.

Festival keagamaan yang menandai akhir Ramadan ini biasanya menyatukan keluarga dan teman untuk doa bersama, menyantap sajian khas Idulfitri dan untuk bertukar hadiah.

Namun, tahun ini para pemimpin komunitas muslim di Inggris telah menganjurkan agar orang-orang tetap tinggal di rumah dan mematuhi langkah-langkah jarak fisik untuk menekan penyebaran Covid-19.

Shaz Saleem, sekretaris masjid Dudley Central di West Midlands, mengatakan salat Idulfitri akan diadakan secara virtual melalui kelompok WhatsApp.

“Satu-satunya pedoman kami kepada orang-orang adalah tinggal di rumah, tetap aman. Seperti Natal, ini adalah hari untuk semua keluarga berkumpul. Tapi ada saudara kita yang lansia dan lebih baik kita tidak menjadi risiko bagi mereka. Ini tentu sangat disayangkan dan menyedihkan," ujarnya seperti dikutip melalui Guardian pada Sabtu (23/5/2020).

Saleem mengatakan bahwa walaupun merayakan jarak jauh adalah hal yang benar untuk dilakukan tahun ini, tidak dapat bertemu dengan orang yang dicintai akan menjadi ujian bagi masyarakat setelah beberapa bulan yang sulit.

Qari Asim, imam senior di masjid Makkah di Leeds, mengatakan dia akan menyampaikan khotbah daring pada pagi Idulfitri, mengirim ucapan selamat kepada jamaahnya di Facebook dan mengirimkan kue kepada masyarakat.

Dia mengatakan situasinya sangat tidak dapat dibayangkan tetapi umat Islam kini tidak punya pilihan lain.

“Ada rasa sedih yang terasa di masyarakat mengingat bahwa biasanya masjid penuh sesak dengan orang-orang pada hari yang baik ini,” tambahnya.

Masjid-masjid lain, termasuk Islamic Center di Nottingham, telah menawarkan panduan tentang cara merayakan Idulfitri di rumah melalui video Facebook.

Beberapa lembaga lainnya, seperti Khidmat Centre di Bradford, telah membagikan paket hadiah kepada anak-anak yang keluarganya sedang berjuang secara finansial. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris idulfitri Virus Corona

Sumber : The Guardian

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top