Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kantor Facebook akan Dibuka Kembali, Jumlah Staff Masih Dibatasi

Facebook Inc. akan membatasi jumlah staff di kantornya hingga 25 persen dari kapasitas maksimal dan menerapkan sistem shift serta pemeriksaan suhu.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 20 Mei 2020  |  08:36 WIB
Logo Facebook - Reuters
Logo Facebook - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Facebook Inc. akan membatasi jumlah staff di kantornya hingga 25 persen dari kapasitas maksimal dan menerapkan sistem shift serta pemeriksaan suhu.

Dilansir dari Bloomberg, perusahaan media sosial menguraikan kepada staf secara global mengenai rencana dan prosedur dimulainya kembali pekrjaan di kantor utama yang dimulai 6 Juli mendatang, seperti dikutip dari sumber internal perusahaan.

Facebook juga akan membatasi jumlah banyak karyawan yang diijinkan berkumpul di ruang rapat, memberikan jarak sekitar 2 meter antara pos kerja karyawan, mengganti menu kafetaria dengan makanan yang bisa dibawa pulang, dan tetap menutup ruang olahraga di kantor

Perusahaan yang berbasis di Menlo Park, California, ini juga akan melarang pengunjung dari luar pada tahap awal pembukaan.

Staf diwajibkan menggunakan masker saat berada di kantor dan bersosialisasi dengan rekan kerja. Bahkan di lokasi tertentu, masker harus dipakai setiap saat saat bekerja.

Facebook tidak berencana untuk melakukan tes Covid-19 kepada karyawan, namun mempertimbangkan untuk melakukannya kemudian setelah adanya alat pengujian yang lebih cepat dan lebih mudah.

Facebook juga berupaya menerapkan jarak sosial di bis antar-jemputnya, yang digunakan oleh banyak karyawan di Bay Area untuk pergi kantor, namun perusahaan menolak mengomentari rencana tersebut.

Perusahaan teknologi besar, termasuk Facebook, Alphabet Inc. Google dan Microsoft Corp menjadi yang pertama menutup kantor dan memberlakukan work-from-home kepada pekerja mereka ketika Covid-19 mulai menyebar pada awal Maret.

Facebook mengumumkan awal bulan ini bahwa karyawan dapat bekerja dari jarak jauh hingga akhir tahun 2020. Meskipun sejumlah kantor cabang besar dibuka pada awal Juli, beberapa di antaranya seperti di Asia, berencana untuk membiarkan pekerja masuk lebih awal.

Tidak semua staf dapat bekerja dari jarak jauh. Karyawan yang menangani pada perangkat keras, operasional, atau pekerjaan lain yang tidak mungkin dilakukan di rumah akan diminta untuk kembali ke kantor.

Di Bay Area, pemerintah daerah hanya melonggarkan aturan tinggal di rumah bagi karyawan yang tidak bisa bekerja dari rumah. Facebook akan meminta sejumlah karyawan perangkat keras untuk kembali ke kantor sebelum 6 Juli asalkan mereka mau mematuhi kebijakan baru yang diberlakukan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

facebook Virus Corona

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top