Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Covid-19 Global: 264.805 Orang Meninggal, WHO Ingatkan Lonjakan Kasus

Jumlah korban meninggal secara global akibat wabah Covid-19 telah mencapai 264.805 orang hingga pukul 07.00 WIB pagi ini, Kamis (7/5/2020).
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 07 Mei 2020  |  07:50 WIB
Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers COVID-19 di Jenewa, Swiss, Senin (2/3/2020). - Bloomberg/Stefan Wermuth
Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers COVID-19 di Jenewa, Swiss, Senin (2/3/2020). - Bloomberg/Stefan Wermuth

Bisnis.com, JAKARTA - Jumlah korban meninggal secara global akibat wabah Covid-19 telah mencapai 264.805 orang hingga pukul  07.00 WIB pagi ini,  Kamis (7/5/2020), menurut laporan Worldometers.info.

Sedangkan jumlah pasien yang sembuh tercatat 1.292.208 orang dengan jumlah pasein terinfeksi atau positif Covid-19 sebanyak  2.261.520 orang. Adapun 48.195 orang (2 persen) di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Amerika Serikat (AS) mencatat korban meninggal terbanyak sebesar 74.789 orang disusul Inggris 30.076 orang dan Italia dengan angka kematian 29.684 orang.

Spanyol mencatat korban meninggal dunia akibat wabah Covid-19 sebanyak 25.857 orang disusul Prancis sebanyak 25.809 orang hingga berita ini diturunkan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan akan adanya lonjakan kasus dan kembalinya penguncian jika negara-negara yang memberlakukan pembatasan pandemi itu tidak mengelola transisi "dengan sangat hati-hati".

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam briefing virtual dari Jenewa kemarin merekomendasikan serangkaian langkah yang harus diambil oleh negara-negara anggota seperti kontrol pengawasan dan kesiapan sistem kesehatan.

"Risiko kembali ke penguncian tetap sangat nyata jika negara-negara tidak mengelola transisi dengan sangat hati-hati dan dalam pendekatan bertahap," katanya seperti dikutip Aljazeera.com.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who Virus Corona covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top