Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dampak Virus Corona, India Perpanjang Lockdown Dua Minggu

India telah memberlakukan lockdown sejak 24 Maret, dengan lebih dari 35.000 kasus dikonfirmasi secara nasional.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 03 Mei 2020  |  18:59 WIB
Dua petugas polisi berjaga-jaga di Kota Mumbai, India, seiring dengan pemberlakuan lockdown untuk mencegah penyevaran virus corona COVID-19. - Bloomberg
Dua petugas polisi berjaga-jaga di Kota Mumbai, India, seiring dengan pemberlakuan lockdown untuk mencegah penyevaran virus corona COVID-19. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Penguncian wilayah atau lockdown nasional di India diperpanjang setelah 4 Mei, selama dua minggu.

Adapun pedoman baru telah diuraikan untuk memperbarui sistem zonasi merah, hijau dan oranye yang ditunjuk negara. Zona merah dianggap sebagai hotspot, sementara relaksasi yang cukup akan diizinkan di daerah yang dianggap tidak terlalu berbahaya.

India telah memberlakukan lockdown sejak 24 Maret, dengan lebih dari 35.000 kasus dikonfirmasi secara nasional.

Mengutip BBC.com Minggu (3/5/2020), sebuah pernyataan kementerian dalam negeri yang baru, menguraikan perpanjangan hingga 18 Mei. Namun dia melihat catatan jumlah kasus baru ditambahkan ke penghitungan resmi negara.

Setidaknya 1.100 orang diketahui telah meninggal karena virus Corona di India, tetapi banyak yang percaya jumlah sebenarnya infeksi dan kematian jauh lebih tinggi daripada yang telah dilaporkan.

Wabah ini telah menyebabkan gangguan ekonomi besar di seluruh negeri, dengan banyak buruh kehilangan penghasilan dan jutaan pekerja migran terlantar dengan kesulitan ekonomi. Area akan diklasifikasikan sebagai zona hijau jika mereka tidak memiliki kasus yang dikonfirmasi selama 21 hari, sesuai dengan pedoman.

Semua area metropolitan utama India tetap diklasifikasikan sebagai zona merah dan akan tetap berada di bawah tindakan penguncian yang ketat. Semua klasifikasi zona telah digambarkan secara dinamis dan akan diperbarui setiap minggu. Lockdown di India termasuk yang terbesar dari beberapa negara di dunia, hal tersebut berdampak pada populasi 1,3 miliar orang.

Semua perjalanan melalui udara dan kereta api akan tetap dilarang atau diperpanjangan, begitu juga sekolah, restoran dan tempat ibadah juga tetap ditutup secara nasional. Selanjutnya, beberapa pekerja migran mulai melakukan perjalanan kembali ke negara bagian asal mereka dengan transportasi kereta api yang terorganisir secara khusus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india Virus Corona
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top