Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penguncian Dilonggarkan, Kasus Covid-19 Lampaui Tiga Juta

Angka itu muncul ketika banyak negara mengambil langkah-langkah untuk melonggarkan penguncian yang telah membuat dunia macet selama delapan minggu terakhir.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 28 April 2020  |  07:38 WIB
Petugas medis bersiap memeriksa masyarakat di Michigan Health Professionals Covid-19 melalui fasilitas pengujian di Millennium Medical Group di Farmington Hills, Michigan, Amerika Serikat, Selasa (7/4/2020). Menurut data departemen kesehatan kota menunjukkan jumlah kasus virus corona yang dikonfirmasi dari Detroit terus meningkat lebih dari 5.500 pasien  dan 221 diantaranya meninggal. Bloomberg - Emily Elconin
Petugas medis bersiap memeriksa masyarakat di Michigan Health Professionals Covid-19 melalui fasilitas pengujian di Millennium Medical Group di Farmington Hills, Michigan, Amerika Serikat, Selasa (7/4/2020). Menurut data departemen kesehatan kota menunjukkan jumlah kasus virus corona yang dikonfirmasi dari Detroit terus meningkat lebih dari 5.500 pasien dan 221 diantaranya meninggal. Bloomberg - Emily Elconin

Bisnis.com, JAKARTA - Kasus Covid-19 yang dikonfirmasi secara global melampaui angka tiga juta hingga Senin (27/4/2020) malam setelah Amerika Serikat (AS) mendekati angka satu juta kasus.

Angka itu muncul ketika banyak negara mengambil langkah-langkah untuk melonggarkan penguncian yang telah membuat dunia macet selama delapan minggu terakhir.

Sebanyak 41 kasus Covid-19 pertama dikonfirmasi di Wuhan, China, pada 10 Januari 2020. Tiga juta infeksi yang dikonfirmasi dalam waktu kurang dari empat bulan itu setara dengan 3-5 juta kasus penyakit parah yang disebabkan oleh influenza musiman di seluruh dunia setiap tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Rata-rata 82.000 kasus Covid-19 dilaporkan per hari dalam seminggu terakhir seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Selasa (28/4/2020). Lebih dari seperempat dari semua kasus ada di Amerika Serikat, dan lebih dari 43 persen tercatat di Eropa.

Sedangkan angka kematian akibat virus ini mencapai lebih dari 205.000 dan hampir satu dari tujuh kasus yang dilaporkan dari penyakit ini berakibat fatal.

Angka kematian sebenarnya cenderung jauh lebih rendah karena penghitungan infeksi tidak termasuk kasus ringan atau yang tanpa gejala.

Beberapa negara yang sangat parah di Eropa, termasuk Italia, Prancis dan Spanyol, telah mencatat penurunan jumlah kasus harian selama beberapa minggu terakhir, tetapi masih mencatat 2.000-5.000 infeksi baru per hari dalam seminggu terakhir.

Total kasus naik 2,5 persen pada hari Minggu (26/4/2020), tingkat harian terendah dalam hampir dua bulan. Akan tetapi, angka itu turun dari puncaknya pada akhir Maret ketika totalnya naik lebih dari 10 persen sehari.

Amerika Serikat telah melaporkan rata-rata lebih dari 30.000 kasus baru sehari dalam sepekan terakhir, dan sekarang mewakili sekitar sepertiga dari semua kasus baru.

BBC.com sebelumnya melaporkan Italia akan mengizinkan beberapa pabrik untuk dibuka kembali pada 4 Mei sebagai bagian dari pembukaan kembali kegiatan bisnis yang nyaris bangkrut.

Sementara, Spanyol melonggarkan aturan penguncian pada hari Minggu (26/4/2020). Hal itu memungkinkan anak-anak bisa bermain kembali di luar rumah meski dengan pengawasan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat Virus Corona
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top