Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ledakan Covid-19 di Singapura Berasal dari Pekerja Migran

Singapura akan memperpanjang periode lockdown atau disebut oleh pemerintah setempat sebagai circuit braker Covid-19 selama 4 pekan hingga 1 Juni.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 23 April 2020  |  07:57 WIB
Pemeriksaan imigrasi sebelum memasuki Singapura - facebook/Kedubes Singapura
Pemeriksaan imigrasi sebelum memasuki Singapura - facebook/Kedubes Singapura

Bisnis.com, JAKARTA — Singapura mencatat kasus baru Covid-19 hingga 1.016 pada Rabu (23/4/2020) yang sebagian besar berasal dari tenaga kerja asing yang tinggal di asrama.

Sebagaimana dilansir dari Channel News Asia, Rabu (22/4/2020), Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan adanya 967 kasus baru dari tenaga kerja asing yang tinggal di asrama dan 32 kasus di luar asrama. Sebesar 73% kasus baru tersebut berasal dari klaster yang sudah diketahui, sementara sisanya masih dilacak.

Lima belas kasus baru adalah warga Singapura atau penduduk tetap. Kementerian kesehatan Singapura juga menambahkan bahwa dalam pemutakhiran ada dua pemegang izin kerja yang didiagnosis dengan Covid-19 sehingga jumlah kasus baru di masyarakat menjadi 17.

Dengan demikian total kasus positif di sana tembus 10.141 kasus.

Kementerian Kesehatan Singapura juga mengumumkan satu kematian lagi karena Covid-19 sehingga jumlah keseluruhan menjadi 12.

Singapura mencatat kenaikan kasus baru harian berkisar 1.000 setelah sehari sebelumnya pada Selasa (21/4/2020) mencatatkan kasus baru tertinggi mencapai 1.111.

Delapan klaster baru diidentifikasi oleh kementerian, tiga di antaranya terletak di Tuas View Square dan dua di sepanjang Sungei Kadut Avenue.

Perdana Menteri Lee Hsien Loong pada hari Selasa (21/4/2020 )mengumumkan bahwa Singapura akan memperpanjang periode lockdown atau disebut oleh pemerintah setempat sebagai circuit braker Covid-19 selama 4 pekan hingga 1 Juni.

Langkah-langkah ketat, seperti menutup lebih banyak tempat kerja dan pembatasan masuk di pasar populer, juga diumumkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura Virus Corona
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top