Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Fasilitasi Kepulangan 356 WNI yang Tertahan di Thailand

KBRI Bangkok bersama dengan Garuda Indonesia melakukan langkah yang diperlukan untuk memastikan kepulangan WNI.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 20 April 2020  |  23:17 WIB
KBRI Warsawa memfasilitasi kepulangan 18 Warga Negara Indonesia (WNI) ke Indonesia dari Polandia menyusul besarnya dampak pandemi virus corona terhadap ekonomi negara Eropa Tengah itu. - Antara
KBRI Warsawa memfasilitasi kepulangan 18 Warga Negara Indonesia (WNI) ke Indonesia dari Polandia menyusul besarnya dampak pandemi virus corona terhadap ekonomi negara Eropa Tengah itu. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - KBRI Bangkok memfasilitasi kepulangan 356 WNI yang mayoritas tertahan di Thailand akibat kebijakan restriksi penerbangan komersial.

Kebijakan pelarangan penerbangan komersial di Thailand berlaku pada 4-30 April 2020. Kebijakan ini dikeluarkan oleh Thailand sebagai salah satu upaya menekan laju penyebaran virus Corona (Covid-19) di Thailand khususnya jumlah imported cases.

Sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap WNI, KBRI Bangkok bersama dengan Garuda Indonesia melakukan langkah yang diperlukan untuk memastikan kepulangan WNI.

Penerbangan Garuda Indonesia ke Thailand dilakukan melalui izin khusus dari pemerintah Thailand untuk repatriasi WNI ke Indonesia yang dilaksanakan tanggal 20 - 23 April 2020. Dalam hal ini, KBRI Bangkok juga bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Thailand dan pihak-pihak terkait lainnya.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand, Ahmad Rusdi, secara khusus telah berbicara dengan Direktur Utama Garuda Indonesia untuk memastikan agar rencana kepulangan WNI dapat terlaksana dengan baik.

“Fasilitasi ini merupakan salah satu wujud dari kepedulian KBRI Bangkok terhadap WNI dan bukti nyata kehadiran Pemerintah dalam melindungi masyarakat Indonesia dimanapun berada,” seperti dikutip dari siaran pers, Senin (20/4/2020) malam.

Mayoritas WNI stranded tersebut merupakan mahasiswa yang melakukan program magang di beberapa hotel dan resort di Thailand serta sejumlah wisatawan. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan rata-rata sudah berada di Thailand sejak awal/akhir Maret 2020.

Salah satu WNI tertahan, yang berprofesi pelatih bola Romanus Seran Bria, menyampaikan ucapan terima kasih kepada KBRI Bangkok yang telah berupaya untuk memulangkan mereka di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini.

“Saya ucapkan terima kasih tak terhingga kepada KBRI Bangkok atas bantuannya. Saya tidak bisa membalas apa-apa, namun saya berjanji untuk selalu mengharumkan nama Indonesia,” tutur Seran Bria.

Selain memfasilitasi kepulangan WNI stranded ke Indonesia, KBRI Bangkok juga memberikan bantuan logistik kepada mereka. Bantuan berupa makanan dan vitamin diberikan agar mereka dapat tetap terjaga kesehatannya selama menunggu jadwal kepulangan ke Indonesia.

Saat ini jumlah WNI di wilayah akreditasi KBRI Bangkok mencapai 3.000 orang dan untuk melindungi WNI khususnya di tengah pandemi Covid-19, KBRI Bangkok melakukan berbagai upaya di antaranya melalui pelayanan WNI secara online dan komunikasi intensif dengan simpul-simpul WNI.

KBRI Bangkok juga terus-menerus melakukan diseminasi informasi tentang kebijakan pemerintah Indonesia dan kebijakan pemerintah Thailand dalam menghadapi pandemi ini. Hotline KBRI Bangkok juga dibuka selama 24/7 untuk melayani permintaan dan kebutuhan WNI baik dalam hal perlindungan, pelayanan dokumen, dan informasi terkait lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Garuda Indonesia kbri wni bangkok
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top