Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mudik dari Jakarta, Pasien Positif Corona di Pekalongan Meninggal

Dalam catatan Pemda Pekalongan, pasien tersebut adalah warganya yang bekerja di Jakarta. Pada pandemi virus Corona, dia mudik. Kini jenazahnya sudah dimakamkan tanpa penolakan dari warga.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 April 2020  |  17:42 WIB
Keluarga menaburkan bunga di atas makam pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Kamis (9/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Keluarga menaburkan bunga di atas makam pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Kamis (9/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Satu pasien positif virus Corona (Covid-19) yang dirawat di Rumah Sakit umum Daerah Kraton, Pekalongan, Jawa Tengah, meninggal dunia, Senin (13/4/2020). Informasi tersebut diungkapkan oleh Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi.

"Pasien meninggal dunia itu memiliki rumah di Kecamatan Sragi tapi ber-KTP Jakarta. Namun, saat sakit dibawa ke Pekalongan dan sempat dirawat di RSUD Kraton," katanya di Pekalongan, Senin (13/4/2020).

Menurut dia, pasien virus Corona yang meninggal dunia ini langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sragi, Senin (13/4) sekitar pukul 03.00 WIB.

Pada proses pemakaman jenazah, kata dia, berjalan lancar tanpa ada penolakan dari warga setempat.

"Tim gugus tugas sudah melakukan upaya proses pemakaman sesuai protokol, yaitu mulai aspek pemulasaran jenazah sesuai protokol kesehatan. Alhamdulillah tidak ada penolakan warga saat proses pemakaman jenazah," katanya.

Asip mengatakan, dengan adanya kasus ini akan menjadikan pelajaran bagi masyarakat untuk terus waspada dan berhati-hati terkait wabah virus Corona.

"Yang paling kita belajar dari kasus ini. Ini adalah karena pasien itu baru pulang mudik dari Jakarta," katanya.

Ia berharap pada seluruh aparatur, terutama yang tinggal di desa agar memberikan pengertian kepada warga yang baru pulang mudik untuk memeriksakan kondisi kesehatan terlebih dulu.

"Saya minta seluruh aparatur, terutama yang tinggal di desa, agar bersama-sama memberikan pengertian pada saudara kita yang baru pulang dari daerah Jabodetabek yang merupakan wilayah zona merah untuk lebih waspada," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19

Sumber : Antara

Editor : Andya Dhyaksa

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top