Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harvard Cari Pendanaan US$1,1 Miliar Berbunga Rendah

Pandemi corona (COVID-19) juga menekan pendidikan tinggi di Amerika Serikat.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 11 April 2020  |  00:15 WIB
harvard university - bloomberg
harvard university - bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA -- Universitas paling kaya di Amerika Serikat, Harvard, mencari pendanaan hingga US$1,1 miliar dengan bunga yang lebih rendah, setelah pemangkasan suku bunga pinjaman dilakukan untuk mengatasi pandemi corona (COVID-19)

Dilansir dari Bloomberg, Jumat (10/4/2020), sekitar US$573 juta revenue bonds akan dijual melalui agen pemerintah dan hasilnya akan digunakan untuk refinancing outstanding utang, demikian pernyataan dari Moody's Investors Service dalam sebuah laporan pada minggu ini.

Lembaga pemeringkat global ini mengatakan jika Harvad juga berencana merilis US$500 juta taxable bonds untuk tujuan perusahaan yang memenuhi syarat.

Juru Bicara Harvard Jason Newton mengatakan manajemen keuangan aktif dirancang untuk mengunci suku bunga yang lebih rendah.

Pandemi corona (COVID-19) menekan pendidikan tinggi di Amerika Serikat. Beberapa universitas yang lebih kecil, dengan kemampuan finansial lebih lemah dan sangat bergantung pada uang pendidikan, menghadapi tantangan berupa penutupan kampus hingga waktu yang belum bisa dipastikan.

Sementara, universitas dengan kemampuan keuangan yang kuat kemungkinan menghadapi kerugian dari dana abadi dan penurunan pendapatan.

Harvard, yang memiliki dana abadi senilai US$40,9 miliar pada Juni 2019, pada bulan lalu memperkirakan penurunan dari pendapatan akibat pandemi corona. Harvard juga melaporkan akan mengembalikan uang kamar dan asrama mahasiswa, yang diperintahkan untuk meninggalkan kampus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

universitas amerika serikat

Sumber : Bloomberg

Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top