Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Daftar Ulang Peserta Lolos SNMPTN di ITS Ditunda Akibat Covid-19 

Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri telah diumumkan pada 8 April 2020. Akibat wabah Corona, PTN di Surabaya menunda pelaksanaan daftar ulang peserta yang lolos SNMPTN tersebut.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 08 April 2020  |  14:35 WIB
Logo SNMPTN 2020
Logo SNMPTN 2020

Bisnis.com, SURABAYA - Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri telah diumumkan pada 8 April 2020. Akibat wabah Corona, PTN di Surabaya menunda pelaksanaan daftar ulang peserta yang lolos SNMPTN tersebut.

Seperti dikutip laman smits.its.ac.id, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengumumkan bahwa pelaksanaan daftar ulang peserta lulus SNMPTN yang seharusnya pada 14 sampai 16 April 2020 terpaksa ditunda dan akan diumumkan lebih lanjut.

Penundaan proses daftar ulang tersebut berkaitan dengan situasi nasional berkenaan dengan mewabahnya Covid-19.

Meski begitu, calon mahasiswa yang lulus dalam SNMPTN tersebut harus memenuhi syarat khusus, seperti memiliki fungsi penglihatan yang memadai untuk membedakan warna sehingga tidak mengganggu proses pembelajaran.

Syarat tersebut hanya untuk Fakultas Sains dan Analitika Data (program studi fisika, kimia dan biologi), Fakultas Teknologi Industri dan Rekasaya Sistem (prodi teknik kimia), Fakultas Teknik Sipil Perencanaan, dan Kebumian (prodi teknik lingkungan, teknik geomatika, teknik geofisika dan arsitektur), serta untuk Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital (prodi desain produk dan desain interior).

Terhadap peserta yang lolos seleksi di sejumlah prodi tersebut nantinya akan dilakukan cek kesehatan atau tes buta warna pada saat proses daftar ulang.

Alokasi untuk mahasiswa jalur SNMPTN di ITS pada 2020 ini sebanyak 1.011 orang untuk 6 fakultas. Alokasi terbanyak untuk prodi teknik informatika 60 orang, selanjutnya teknik elektro 56 orang, teknik mesin 52 orang, prodi fisika, matematika, statistika, kimia masing-masing 40 orang.

Pada Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem, rata-rata setiap prodi memiliki daya tampung 40 orang. Sedangkan prodi lainnya rerata memiliki daya tampung di bawah 40 orang.

Biaya kuliah peserta lolos SNMPTN menggunakan satu komponen biaya yaitu Uang Kuliah Tunggal (UKT). UKT di ITS dibagi dalam 7 kategori yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua mahasiswa.

Indeks kemampuan ekonomi orang tua ditentukan pada saat daftar ulang. UKT itu diberlakukan untuk semua calon mahasiswa yang diterima di berbagai prodi SNMPTN, kecuali Program Studi Joint Degree seperti joint degree teknik perkapalan, biaya pendidikannya adalah Rp20 juta/semester. Nilai kategori dan tarif UKT akan diumumkan kemudian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

its SNMPTN
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top