Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menkes Setuju PSBB di DKI Jakarta, Ini Kata Jubir Covid-19

Disetujuinya DKI Jakarta memberlakukan pembatasan sosial berskala besar, menandakan adanya upaya yang lebih besar dari pemerintah untuk memerangi wabah corona.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 07 April 2020  |  16:57 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (19/3/2020). ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (19/3/2020). ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA - Juru Bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan dengan disetujuinya permohonan DKI Jakarta memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mencerminkan akan adanya upaya yang lebih besar terkait imbauan pemerintah.

“Artinya ini adalah upaya yang lebih berskala besar terkait dengan imbauan pemerintah tetap belajar dari rumah bekerja dari rumah dan beribadah dari rumah,” katanya saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Menurutnya, penyetujuan ini diantaranya untuk mencegah terjadinya berkumpulnya orang baik dalam konteks untuk berkumpul. Termasuk alasan budaya atau alasan pertandingan olahraga.

Dia menyebut, tujuan kebijakan itu untuk melindungi seluruh masyarakat dari kemungkinan penularan Covid-19 dari orang lain.

“Oleh karena itu kita semuanya bersama untuk memutus rantai penularan dengan cara tidak melakukan mobilisasi sosial untuk kepentingan apapun kalau tidak diperlukan,” ujarnya.

Di sisi lain, dia menjelaskan bahwa penetapan untuk bekerja dari rumah masih berlaku di beberapa daerah. Khusus DKI Jakarta, aturan ini diperpanjang sampai 19 April.

Sedankan aparatur sipil negara masih akan bekerja di rumah sampai 21 April 2020. “Oleh karena itu mari patuhi tetap WFH menjaga jarak fisik yang cukup pada saat kita laksanakan komunikasi, gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah,” tuturnya.

Sebelumnya, permintaan Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan PSBB telah mendapat lampu hijau dari Kementerian Kesehatan. Namun DKI harus memenuhi pelbagai syarat sebagaimana yang diatur dalam Permenkes No.9/2020.

Pengajuan tersebut harus disertai bukti epidemiologi berupa peningkatan jumlah kasus menurut waktu, peta penyebaran kasus menurut waktu, kejadian transmisi lokal, dan informasi kesiapan daerah tentang aspek ketersediaan terhadap kebutuhan dasar rakyat, sarana prasarana kesehatan, anggaran dan operasionalisasi, jaring pengamanan sosial, dan aspek keamanan.

"Untuk berlakunya terserah Gubernur [DKI Jakarta Anies Baswedan], yang penting izin sudah saya berikan," ujar Menkes.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top