Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

John Hopkins University Mencatat Pasien Sembuh Corona Capai 250.000

Negara yang paling banyak menyumbang kesembuhan virus Corona adalah China. Diikuti Spanyol dan Jerman.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 April 2020  |  16:10 WIB
Ilustrasi Virus Corona (Covid/19)
Ilustrasi Virus Corona (Covid/19)

Bisnis.com, JAKARTA - Universitas Johns Hopkins, Amerika Serikat, mempublikasi data baru ihwal virus Corona (Covid-19). Pada publikasi teranyar tersebut mencatat lebih dari 250 ribu pasien virus corona di dunia berhasil sembuh. Dari angka itu, angka  kesembuhan tertinggi berada di China.

Dikutip dari aa.com.tr, jumlah pasien virus Corona di China yang bisa sembuh sekitar 77.207 orang. Sedangkan di luar China, angka pasien sembuh tertinggi berada di Spanyol, yakni 38.080 orang.

Setelah Spanyol, diurutan berikutnya adalah Jerman dengan 26.400 pasien dan Italia 20.996 orang yang sembuh dari virus corona. Berikutnya disusul Iran dengan 19.736 pasien dan 15.574 pasien di Prancis.

Universitas Johns Hopkins juga memperlihatkan data ada 15.021 pasien sembuh di Amerika Serikat, 6.463 di Korea Selatan, 6.415 di Swiss, 1.005 pasien sembuh di Malaysia. Sedangkan di Inggris ada 215 pasien virus Corona yang sembuh dan 786 di Turki.

Virus corona menyebar pertama kali di Kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019 lalu. Virus ini sekarang sudah menyebar di 182 negara dan wilayah.

Data dari Universitas Johns Hopkins memperlihatkan lebih dari 1,2 juta orang di seluruh dunia terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu,  65.600 pasien berakhir dengan kematian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19

Sumber : Tempo

Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top