Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fitra Desak Pemerintah Libatkan Masyarakat Pantau Transparansi Anggaran Covid-19

Misbah mengatakan organisasi masyarakat sipil juga dapat melakukan audit sosial terhadap penggunaan anggaran penanganan Covid-19.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 01 April 2020  |  12:21 WIB
Pegawai Bank BNI Syariah menunjukan uang rupiah di kantor cabang di Jakarta, Senin (2/3/2020). Bisnis - Abdurachman
Pegawai Bank BNI Syariah menunjukan uang rupiah di kantor cabang di Jakarta, Senin (2/3/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Seknas Fitra, Misbah Hasan, mendesak pemerintah untuk menyediakan media informasi terkait pelaksanaan anggaran penanganan penyebaran virus corona (SARS-CoV-2) yang bisa dipantau oleh masyarakat.

Misbah mengatakan organisasi masyarakat sipil juga dapat melakukan audit sosial terhadap penggunaan anggaran penanganan Covid-19.

Pemerintah Indonesia mengalokasikan tambahan anggaran sebesar Rp405,1 triliun untuk mengendalikan penyebaran virus SARS-CoV-2. Anggaran tersebut juga digunakan untuk meredam dampak ekonomi dari pandemi virus tersebut.

Jokowi menjabarkan bahwa Rp75 triliun dari anggaran itu akan dialokasikan untuk belanja bidang kesehatan. Sebanyak Rp110 triliun untuk perlindungan sosial atau bantuan sosial. Kemudian Rp70,1 triliun untuk insentif perpajakan dan stimulus kredit usaha rakyat.

“Sebesar Rp150 triliun untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional termasuk restrukturisasi kredit serta penjaminan pembiayaan dunia usaha, terutama usaha mikro, usaka kecil, dan usaha menengah,” kata Jokowi melalui video conference dari Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/3/2020).

Misbah mengatakan peran lembaga pengawas sangat krusial dalam memantau dan audit pelaksanaan penanganan covid-19. Dengan demikian, menurutnya, audit yang dilakukan oleh APIP, BPK, dan KPK harus dipublikasikan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan informasi terkait proses dan mekanisme realokasi anggaran juga penting untuk disampaikan kepada publik.

“Jadi informasi yang disampaikan oleh Gugus Tugas Covid-19 dan K/L pendukung tidak hanya jumlah korban, tapi juga penggunaan anggaran hingga saat ini berapa dan untuk apa saja,”ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anggaran Virus Corona
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top